MADIUN | duta.co – Terkonfirmasi positif Covid-19 per Jum’at (11/9/2020) di Kabupaten Madiun bertambah 4 pasien dan Kota Madiun tambah 2 pasien. Dari jumlah Kota Madiun menjadi 97 pasien, sedangkan Kabupaten Madiun menjadi 92 pasien.

“Tambahan 2 pasien yaitu SPN (10) perempuan, warga Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun, akibat kontak erat dengan pasien ke-78 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 awal bulan lalu. Bersangkutan saat ini isolasi mandiri dengan menerapkan protokol kesehatan,” jelas Noer Aflah dari Dinas Kominfo Kota Madiun.

Lalu, terkonfirmasi positif Covid-19 atau pasien ke-97 yaitu Ny P (55) warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, akibat kontak erat dengan pasien ke-90. Sebelum pasien ke-90 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, sempat mengeluh lemah dan mual. Lalu, bersangkutan memeriksakan diri di rumah sakit swasta dengan diberi obat jalan.

Setelah pasien ke-90 dinyatakan positif, kemudian bersangkutan melakukan swab dan keluar dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Bersangkutan saat ini tengah isolasi mandiri dengan menerapkan protokol kesehatan dan kondisi tidak ada keluhan.

Dari Kabupaten Madiun satu keluarga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 satu keluarga yaitu pasien ke-89 Ny Hr (63), ke-90 Bym (50) laki-laki dan ke-91 Ksh (16) warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Demikian disampaikan Kabag Humas Setkab Madiun Mashudi.

Ny Hr pensiunan ASN sempat alami sakit 15 Agustus 2020 lalu dengan keluhan batuk, mencret, lemas dan demam, kormobid asma dan maag. Sedangkan, sang anak Bym selama ini sopir taksi di Kota Madiun, namun 3 bulan tidak jalan karena armada banyak tidak jalan. Bym sakit 16 Agustus 2020 lalu dengan keluhan demam, lemas dan meriang.

Bym komorbid HT, DM dan post serangan stroke, sedangkan Ksh (anak Bym) juga pelajar SMAN di Kota Madiun, pertama kali sakit 14 Agustus 2020 lalu dengan keluhan demam dan flu.

Pasien ke-92 By Sa (68) warga Desa Nglames, Kecamatan Madiun, punya riwayat usai bepergian ke Padang, Sumatera Barat dan kembali 23 Agustus 2020 lalu dengan hasil rapid tes non reaktif. Lalu, 6 September 2020 alami demam, periksa di RSUD Sogaten Kota Madiun, berikutnya dirujuk ke RSUD Dolopo Kabupaten Madiun.

Disusul, 7 September 2020 pihak RSUD Dolopo melakukan uji swab, kemudian hasilnya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19. “Saat ini, bersangkutan masih menjalani perawatan di RSUD Dolopo,” ujar Mashudi lagi. (ags)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry