TOLAK : Bertempat di Ruang Rupatama digelar sosialisasi atas maraknya berita hoax (duta.co/M. Isnan)

KEDIRI | duta.co – Bertempat di Aula Rupatama Mapolresta Kediri, digelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Pentakmiran Masjid Dalam Mencegah Terjadinya Intoleransi dan Radikalisme Guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas Kondusif di Wilayah Kota Kediri.

Acara digelar Sabtu (10/3), dihadiri Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Djalil dan para takmir, khotib serta remaja masjid se – Kota Kediri sebanyak kurang lebih 150 orang.

Ketua DMI Kota Kediri, akrab disapa Gus Ab, berharap kegiatan ini dijadikan sarana mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polresta Kediri.

“Sebagai takmir masjid harus aktif memberikan peran besar sosialisasi kepada jamaah. Namun perlu diperhatikan, jangan kemudian menyampaikan berita bohong dan provokasi,” jelas Gus Ab merupakan Pengasuh Ponpes Salafiyah Bandar Kidul Kota Kediri.

Seiring dengan informasi yang semakin cepat ini, Gus Ab menyarankan kepada para khotib dan ta’mir masjid harus bisa membentengi diri untuk tidak mudah menyebarkan informasi belum jelas.

“Tugas takmir itu sebenarnya selain mengurus juga meramaikan masjid. Masjid tidak hanya digunakan sebagai ibadah sholat, namun juga sebagai kegiatan sosial,” terang Gus Ab, juga menjabat Ketua PCNU Kota Kediri

Terkait acara ini, Kapolresta Kediri AKBP Anthon Hariyadi menginggatkan, peran penting takmir masjid dalam menyampaikan informasi benar.

“Sebagai yang memiliki peran penting di masyarakat, takmir dan khotib saya harap bisa menyampaikan pesan yang baik untuk para jamaah. Jangan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” jelas Kapolresta Kediri.

“Orang sekarang ditakut-takuti oleh dunia maya, padahal di dunia nyata baik-baik saja. Banyak isu yang menyebar di media sosial tapi ketika dicek dan diselidiki tidak ada apa-apa,” terang Kapolresta.

“Setiap tahun, di Kota Kediri, gangguan kamtibmas itu cenderung mengalami peningkatan. Maka itu perlu kita semua harus menjaga ketentraman ini, bukan justru menambah keruh suasana,” jelasnya. (ian/nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.