
SIDOARJO | duta.co – Suasana malam Idul Adha di Desa Ketegan Kecamatan Tanggulangin berlangsung penuh khidmat melalui kegiatan “Takbir Menggema Tradisi Terjaga,” Selasa (26/5/26)malam.
Kegiatan yang dipusatkan di area panggung depan kantor desa menjadi upaya pemerintah desa dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Kepala Desa Ketegan Nu Diana, S.H.,M.M. kepada duta.co dilokasi kegiatan Selasa (26/5/26)malam menyampaikan bahwa pelaksanaan takbir malam Idul Adha tahun ini difokuskan di area panggung dan tidak dilakukan secara keliling. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi peserta yang banyak melibatkan anak-anak serta waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan salat Id pada pagi harinya.

Menurutnya, kegiatan takbir ini tetap menjadi bagian penting dalam melestarikan budaya dan syiar keislaman yang telah menjadi tradisi yang ada di masyarakat Desa Ketegan.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah desa berharap nilai-nilai kebersamaan dan tradisi religius tetap terjaga di tengah masyarakat.
“Kami ingin menjaga tradisi yang ada di desa sekaligus mempererat kebersamaan warga. Harapannya masyarakat Desa Ketegan semakin kompak, guyub, dan rukun. Terutama anak-anak agar lebih mencintai nilai-nilai keagamaan serta meneladani suri teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS,” pungkas Diana.
Terpisah, peserta Gema Takbir dari TPQ Az Zahra Desa Ketegan, Ustadzah Nadia (22), menyampaikan bahwa segenap panitia intinya ingin meneruskan perjuangan para pendahulu seperti Nabi Muhammad SAW, Nabi Ibrahim AS, dan Nabi Ismail AS, sekaligus meneladani suri tauladan mereka.
“Kami sangat mendukung kegiatan, khususnya kegiatan keagamaan di sini dan tradisi desa,” pungkas Ustadzah Nadia.(loe)




































