UTBK di Universitas Brawijaya. (FT/detikcom)

MALANG | duta.co – Empat persen dari 1.090 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tak hadir di Universitas Brawijaya (UB) pada hari pertama. Karenanya, para peserta tersebut dianggap mengundurkan diri.

Informasi terkait UTBK, lokasi ujian, dan lain-lain, dapat diakses melalui https://selma.ub.ac.id. Berdasarkan data panitia UTBK, sebanyak 4 persen peserta tak hadir pada UTBK hari pertama di UB, Minggu (5/7).

“Yang tidak hadir di hari pertama kita anggap mengundurkan diri. Jumlahnya 4 persen dari total peserta UTBK di UB yaitu sebanyak 1.090 orang,” terang Kepala Bagian Humas UB, Kotok Guritno, Senin (6/7/20)

UTBK di UB digelar dengan protokol kesehatan ketat. Ada 19.859 orang yang mendaftar UTBK di UB. Sebanyak 56 ruang laboratorium disiapkan untuk ujian. Kemudian ada 1.090 komputer yang terbagi ke dalam 17 lokasi di lingkungan kampus.

Guna mencegah penyebaran COVID-19, panitia telah mengatur jarak aman antar peserta ujian. Jarak antar komputer diatur 1,5 meter sehingga ruang lab yang semestinya terisi 20 komputer hanya dipakai 10 komputer.

Dalam mengawasi jalannya ujian, UB menugaskan 900 orang pengawas secara bergantian dalam pelaksanaan UTBK mulai 5-14 Juli 2020. Untuk memastikan bahwa panitia dan pengawas aman dari Covid-19, UB bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan mengadakan rapid test bagi 1.000 pengawas dan panitia pada 2-3 Juli lalu.

Masing-masing ruangan, komputer dan fasilitas yang akan dipakai ujian disterilkan dengan desinfektan untuk memastikan bahwa fasilitas yang akan dipakai peserta ujian aman dan steril.

Peserta yang mengikuti ujian harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Antara lain wajib memeriksa suhu yang dilakukan petugas (max 37,50 C), memakai masker, menggunakan hand sanitizer dan atau cuci tangan memakai sabun, memakai sarung tangan, dan menjaga jarak minimal 1 meter.

Peserta juga wajib memastikan secara mandiri bahwa dirinya sehat secara jasmani, siap mengikuti ujian dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Setelah mengikuti ujian, para peserta harus segera meninggalkan UB dan kembali ke rumah atau ke daerah masing-masing.

Selama UTBK, pintu masuk UB hanya dibuka satu pintu, yaitu pintu masuk Jalan Veteran. Sedangkan pintu keluar melalui gerbang keluar UB jalan Panjaitan (Betek) dan Jalan Veteran (samping kanan Bank BNI UB.

Jika ada peserta yang diantar, disediakan tempat menurunkan penumpang di 5 titik drop zone. Yaitu depan FPIK, depan FH, Jalan Veteran (Vokasi-INBIS), depan FEB, dan depan FILKOM.

Sementara itu, Ketua Pusat UTBK UB Profesor Aulanni’am, berharap, UTBK 2020 di masa pandemi Covid-19 ini dapat berjalan dengan lancar. Semua yang akan masuk kampus UB diminta memenuhi protokol kesehatan.

“Kita harus mempersiapkan karena selama pandemi Covid-19 ini banyak hal yang terjadi. Hal ini adalah kehendak Allah. Kita semua berdoa mohon ridho Allah untuk lancarnya pelaksanaan UTBK ini. Sehingga nantinya semua berjalan lancar sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” pungkas Prof. Aulanni’am. (dtk.com/nzm)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry