Undangan silaturrahim dan Menag Fachrul Razi saat sowan Gus Sholah. (FT/kemenag.go.id)

SURABAYA | duta.co – Berita Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi tidak diundang PWNU Jatim dalam acara puncak peringatan Hari Santri pada 27 Oktober 2019, sudah menyebar di seluruh media. Tetapi, itu bukan ‘jalan buntu’ bagi Fachrul Razi untuk bertemu para ulama NU di Jawa Timur.

Jika tidak ada aral melintang, Selasa (12/11/2019), Fachrul Razi bersilaturrahim dengan para alim ulama Jawa Timur di PP Tebuireng, Jombang. Undangan silaturrahim itu, sudah beredar lewat media sosial. Agendanya penyampaian ‘Aspirasi Ulama yang Mewakili Umat kepada Menteri Agama dan Penyampaian Gari-garis Besar Program Menteri Agama’.

Bahkan sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi juga sudah silaturahmi ke kediaman Gus Sholah (KH Salahuddin Wahid) pengasuh PP Tebuireng, Rabu (06/11). Menteri Agama, Fachrul Razi, mengawali kegiatan hari itu dengan bersilaturahmi ke kediaman Gus Sholah, di Jalan Bangka Raya No.2 C, Jakarta Selatan tepat pukul 08.00 WIB.

Kehadiran Menag disambut Gus Sholah beserta istri Nyai Hj Farida dan Gus Iqbal Billy Wahid. Pertemuan berlangsung tidak lama, namun cukup intens membicarakan kehidupan keagamaan saat ini, termasuk juga terkait pendidikan pesantren dan madrasah. Gus Solah sudah lama mengenal sosok sang Jenderal (Purn) Fachrul Razi. Gus Sholah berharap, ke depan Kementerian Agama akan semakin baik.

Fachrul Razi menyampaikan, bahwa Wakil Menteri Agama, Drs H Zainut Tauhid Sa’adi, MSi, hari ini (Rabu 06/11) sudah mengawali kegiatan Ma’had Aly seluruh Indonesia di Tebuireng. Menag sangat senang bisa diterima di kediaman Gus Sholah. Beliau berharap bisa saling sinergi untuk kemajuan dan kemaslahatan ummat. Menurutnya, Gus Sholah adalah sosok yang komplet dan sarat pengalaman sehingga bisa diajak bertukar pikiran.

Selain sebagai ulama, kata Menag, Gus Sholah adalah seorang aktivis, politisi, dan tokoh Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada masa awal reformasi 1998. (sumber: suaraislam.com)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry