
SIDOARJO | duta.co – Pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kabupaten Sidoarjo kini berjalan lancar. Tidak ada lagi antrean karena blangko KTP sudah terpenuhi, bahkan berlebih. Pencetakan juga lebih mudah karena bisa dilakukan di kecamatan setempat atau di Mal Pelayanan Publik (MPP).
“Sudah tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan KTP. Blangkonya ada dan pencetakan bisa di semua kecamatan. Kalau ada yang merasa kesulitan, silakan lapor. Pasti kita tindak lanjuti,” kata Bupati Sidoarjo, Subandi.
Bupati juga mewanti-wanti semua pejabatnya agar memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Semua pelayanan harus mudah dan cepat. Jika ada yang bermain-main, ia menegaskan akan menindak tegas pelakunya.
“Kita terus pantau bersama. Warga juga kami harap bersedia melapor kalau merasa dipersulit, supaya bisa ditindak pelakunya,” tandasnya.
Saat ini jumlah persediaan blangko e-KTP sudah melebihi permintaan dari warga. Tidak terjadi lagi daftar tunggu seperti sebelumnya.
“Pemohon datang, permohonan langsung diproses, dan bisa langsung cetak,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo, Reddy Kusuma kepada duta.co, Rabu (15/10/25).
Selain ketersediaan blangko e-KTP, kemudahan lain juga diperoleh warga lewat pelayanan yang semakin dekat. Warga wajib KTP tidak perlu lagi datang ke Kantor Dispendukcapil atau ke Mal Pelayanan Publik, karena bisa dilayani di kantor kecamatan masing-masing.
Antusiasme warga ternyata sangat tinggi. Sejak 19 September 2025, layanan cetak e-KTP sudah mencakup 18 kecamatan. Dispendukcapil Sidoarjo telah mengirim masing-masing 1.500 keping blangko e-KTP ke 18 kecamatan.
“Jika stok di kecamatan habis, bisa langsung minta lagi. Sekarang stok untuk Sidoarjo semua aman dan semua layanan Dukcapil gratis mas,” tegas Reddy Kusuma kepada duta.co.
Pada 18 September hingga 14 Oktober 2025, pencetakan e-KTP mencapai jumlah yang bervariasi: Kecamatan Tarik (1.063), Prambon (652), Porong (245), Jabon (314), Tanggulangin (137), Candi (366), Sidoarjo (254), dan Krembung (550).
Selain itu, Kecamatan Tulangan melayani pencetakan e-KTP sebanyak 693 keping, Wonoayu (490), Krian (1.615), Balongbendo (538), Taman (1.368), Sukodono (597), Buduran (252), Gedangan (375), Sedati (300), dan Waru (833).
“Dispendukcapil juga masih melayani pencetakan di MPP yang mencapai 3.386 keping e-KTP. Total pencetakan sampai 13 Oktober mencapai 14.028 keping,” lanjut Reddy Kusuma.
Ia menambahkan, pada awal-awal pelayanan disentralkan di MPP, pencetakan mencapai 600 keping per hari. Sekarang jumlahnya jauh berkurang setelah pencetakan bisa dilakukan di kecamatan.
“Permohonan sudah berkurang jauh meski MPP tetap melayani hingga saat ini. Insya Allah sampai dengan 2026, blangko dan pelayanan e-KTP tetap aman,” ujarnya. (loe)





































