Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG(K). DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) menjadi fakultas favorit lulusan SMA sederajad dari seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri. Namun, kuota FK Unair tetap terbatas di setiap program penemerimaan mahasiswa baru (maba).

FK Unair di setiap penerimaan maba memiliki keketatan sebesar empat persen. Keketatan ini merupakan perbandingan antara persentase peserta yang diterima dengan jumlah pendaftar.

Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso SpOG (K) mengungkapkan secara keseluruhan FK Unair akan menerima 300 mahasiswa baru tahun ini. Jumlah ini akan terbagi melalui SNMPTN, SBMPTN,  mandiri regular, mandiri kemitraan dan internasional.

Untuk jalur SNMPTN sebanyak 50 maba, SBMPTN 75 maba, jalur mandiri 125 maba dan internasional 50 maba. “Secara keseluruhan 300 mahasiswa baru sudah termasuk kelas internasional hingga 50 maba,”ujarnya usai mengikuti Airlangga Education Expo, Senin (15/2/2021).

Dalam kuota tersebut, dikatakannya FK juga membuka peluang untuk Golden Ticket yang akan diberikan Rektor Unair pada pendaftat SNMPTN.

“Golden tiket di FK harus dari olimpiade yang linier seperti olimpiade biologi, kimia, fisika yang diselenggarakan internasional. Ketua OSIS terkemuka dan penghafal kitab suci,” lanjutnya.

Tentunya di FK hanya menerima satu atau dua mahasiswa dengan Golden Ticket. Selain itu, peluang masuk FK juga akan terbuka di jalur mandiri yang menurut Prof Bus, sapaan akrab spesialis Obgyn ini, lebih terjangkau dibandingkan FK di kampus lain.

“Untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN, biaya pendidikannya mengikuti UKT (Uang Kuliah Tunggal). Kalau mandiri ada tambahan biaya Uang Kuliah Awal, dan besarannya masih sama seperti tahun lalu Rp 99 juta,”ujarnya. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry