JALAN RAYA : Jalur Lintas Selatan Trenggalek-Pacitan dengan panorama indahnya. (duta.co/yulis)

TRENGGALEK | duta.co – DPRD Kabupaten Trenggalek memastikan pembangunan ruas jalan nasional di jalur lintas selatan (JLS) yang menghubungkan Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Trenggalek sejauh 7,7 kilometer segera dilaksanakan.

“Jika tidak ada kendala prosesnya  di Jawa Timur, JLS  kembali dilanjutkan tahun ini dengan panjang infrastruktur mencapai 7,7 kilometer,” ungkap Hari Langgeng Wiyono Ketua Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Kabupaten Trenggalek, Minggu, (8/9).

Dilanjutkan politisi asal PDI Perjuangan ini, jika yang masuk di wilayah Kabupaten Trenggalek tepatnya di Dusun Karanggongso Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo sejauh 6 kilometer. Sedangkan sisanya masuk di wilayah Tulungagung.

“Itu yang di Trenggalek dan memakan wilayahnya Perhutani sekitar 6 kilometer,”lanjutnya.

Sementara, kata dia, jalan tersebut tetap sesuai paln dari Kementrian  Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pusat lebarnya 20 meter. “Jika mengacu plan pusat lebarnya bisa mencapai 20 meter,”katanya.

Ia mengatakan, proses pembangunan saat ini masih dalam tahap lelang di Kementerian PUPR. “Tentu, kewenanangan melelang ada di pusat bukan daerah,”tegasnya.

Kata dia, pembangunan JLS sangatlah diperlukan terlebih di wilayah Watulimo Trenggalek terdapat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) serta pelabuhan barang perintis yang merupakan salah satu bagian cikal bakal tol laut di selatan Jawa.

“Maka itu jalan ini penting seiiring dengan proses pembangunan pelabuhan Prigi yang sekarang terus berjalan,”tandasnya.

Hari langgeng berharap proses pembangunan nasional yang titiknya di Trenggalek kini sangat besar sesuai nilai yang ingin dicapai yakni kemakmuran masyarakat Trenggalek itu sendiri.

“Kesemuanya, termasuk Bendungan Tugu , Pelabuhan Prigi, JLS dan kini bersiap Bendungan Bagong di Kecamatan Bendungan harus berazaz kemanfaatan masyarakat,”terangnya.

Sesuai dengan rencana pembangunan JLS di wilayah Trenggalek, juga akan dibangun sepanjang 54,8 kilometer mulai dari batas Kabupaten Blitar hingga perbatasan Kabupaten Trenggalek. (ays)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry