INVESTASI AMAN DAN LEGAL-Branch Managr PT KontakPerkasa Futures (KPF) Surabaya, M Lutfi Juandiaturridwan (tengah), Vice Branch Manager PT KPF, Errendhy Triadmaja (kanan) berbincang usai memberikan paparan dalam berinvestasi yang aman juga Legal di Surabaya, Rabu (16/03/2022). DUTA/Wiwiek Wulan

SURABAYA | duta.co – Pemberitaan mengenai beberapa afliator yang tertangkap akibat mempromosikan investasi ilegal bukan berarti menurunkan minat masyarakat untuk berinvestasi. Bahkan Kontak Perkasa Futures (KPF) Cabang Surabaya optimistis menargetkan total volume transaksi bisa mengalami kenaikan hingga 200% dari tahun 2021.

”Dengan adanya pemberitaan tersebut justru masyarakat semakin memahami investasi yang benar seperti itu. Dan itu peluang bagi kami,” kata Branch Manager KPF Surabaya, M. Luthfi Jundiaturridwan saat media gathering di Surabaya, Rabu (16/3/2022). Ia menegaskan, KPF sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Salah satu cara untuk menentukan dan membuktikan bahwa perusahaan legal, dilihat dari prosedur yang berjalan diperusahaan tersebut melalui tata cara penerimaan nasabah dan mekanisme transaksi.

Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, KPF telah menjalankan beberapa strategi. Secara internal, semua marketing sudah melalui berbagai proses penerimaan dan pelatihan intensif.

”Dalam meningkatkan kompetensi, mereka dilatih untuk terus meningkatkan keterampilan teknis dan softskill. Perusahaan juga menekankan pelatihan marketing agar melakukan pelayanan berbasis digital. Satu di antaranya ialah mereka dilatih untuk memanfaatkan berbagai platform media sosial dalam berinteraksi dengan nasabah,” kata Lutfi.

Selain itu, KPF juga melakukan update aplikasi Trade Pro menjadi lebih mudah digunakan investor. Untuk memberikan informasi kepada investor, KPF juga memiliki KP Press yang memberikan update indikator maupun technical maupun fundamental index, komoditi maupun forex.

Selain legal, perusahaan ini juga tercatat memiliki kinerja baik. Dalam laporan kinerja perusahaan tahun 2021, perusahaan ini menorehkan prestasi kenaikan total volume transaksi tahun 2021 sebesar 35% dari tahun sebelumnya, yaitu  53.488 lot. Sedangkan pada tahun sebelumnya ada 41.509 lot.

Koordinator Wakil Pialang KPF Surabaya, Nurul Qalbi Bachrun menuturkan, pada tahun 2021 jumlah nasabah sebanyak 212 orang. ”Mengalami kenaikan 25 persen dari tahun sebelumnya yaitu sebanyak 166 orang nasabah,” ujarnya.

Sementara di tahun 2022, kinerja PT KPF mengalami kenaikan secara signifikan. Tiga bulan ini, perusahaan sudah mencatatkan total volume transaksi sebanyak 17.132 lot, dan jumlah nasabah 56 orang.

”Tiga bulan pertama ditahun 2021 mencatatkan volume transaksi sebanyak 13.177 lot sehingga ada kenaikan sebesar 30 persen pada tiga bulan pertama tahun ini,” pungkasnya.

M. Luthfi menambahkan beragam instrumen trading membuat para calon investor terkadang kebingungan menentukan pilihan. Apalagi bagi orang yang baru memulai belajar investasi. Satu di antara berbagai cara mengatasi permasalahan calon trader ialah berinvestasi menggunakan jasa pialang. Pialang atau broker merupakan individu atau perusahaan yang berperan sebagai perantara jual dan beli di pasar modal atau perdagangan berjangka.

Menurutnya memakai jasa pialang atau broker juga harus teliti dan cerdas. Hal pertama yang harus dipastikan ialah perusahaan/orang tersebut bersifat legal. Bila ingin melakukan investasi di perdagangan berjangka, pialang bisa disebut legal bila diawasi dan terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

“Salah satu cara untuk menentukan dan membuktikan bahwa perusahaan legal, dilihat dari prosedur yang berjalan diperusahaan tersebut melalui tata cara penerimaan nasabah dan mekanisme transaksi,” jelasnya.

“Perusahaan juga menekankan pelatihan marketing agar melakukan pelayanan berbasis digital. Satu di antaranya ialah mereka dilatih untuk memanfaatkan berbagai platform media sosial dalam berinteraksi dengan nasabah,” kata Lutfi.

Lutfi  targetkan perusahaan menutup tahun 2022, KPF Surabaya menargetkan total volume transaksi bisa mengalami kenaikan 200 persen  dari tahun 2021.

“Pelayanan nasabah akan tetap menjadi fokus utama. Visi perusahaan ialah memberikan edukasi, kenyamanan, dan keamanan nasabah dalam bertransaksi,” tutup Lutfi.  Imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry