DINASTI : Suasana pelatihan di salah satu hotel di Semarang Jawa Tengah (istimewa / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Agenda dikemas pelatihan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan tenaga pengawas SD dan SMP se-Kabupaten Kediri mendapatkan sorotan dari Khusnul Arif, Anggota DPRD dari Fraksi NasDem. Perihalnya, tidak lain kehadirian Ketua Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri. Dalam acara digelar selama dua hari, dimulai hari ini (21/11), bertempat di salah satu hotel mewah di Semarang Jawa Tengah.

Ratusan guru olahraga ini mengikuti acara dikemas Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, secara khusus mendapatkan pelatihan untuk peningkatan kemampuan. Namun, berdasarkan sumber duta.co, pada Kamis malam terlihat mantan Bupati Sutrisno memberikan pengarahan kepada peserta yang hadir.

“Kami mendukung kegiatan pelatihan tersebut, mau dimana saja dan dikemas seperti apa. Namun jika ditanya, atas kehadiran Ketua TP3, ini yang kami belum mendapatkan informasi yang jelas. Namun bila kemudian ini dijadikan sarana mempromosikan pasangan calon bupati dan wakil bupati, jelas melanggar aturan dan bisa dikenakan sangsi,” terangnya.

Namun, terang Khusnul Arif, dirinya juga mendapat kabar jika peserta diantaranya tenaga pengawas ini harus berangkat dengan uang saku pribadi. “Bila ini benar terjadi, mereka para guru sudah meninggalkan siswa kemudian berangkat dengan uang saku sendiri. Maka pihak Dinas Pendidikan harus mempertanggungjawabkan kegiatan ini,” imbuhnya.

Beberapa tenaga pengawas yang minta identitasnya dirahasiakan mengaku jika harus berangkat dengan uang saku sendiri. Meskipun dikabarkan, kegiatan ini telah dianggarkan di dalam APBD tahun ini. “Iya Pak Sutrisno sekarang berada di lokasi malam ini berikan pengarahan,” terang sumber tersebut, mengaku terpaksa harus mengikuti acara hingga Jumat besok. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry