DINASTI : Tomi Ari Bowo, Helmi Anshori dan Munasir Huda akan pimpin aksi dari Monumen SLG (istimewa / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Maraknya kabar beredar terkait isu perselingkuhan mantan Bupati Kediri yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan, Ir. H. Sutrisno dengan penyanyi dangdut Nella Kharisma, menjadikan perhatian khusus para pimpinan pergerakan organisasi kepemudaan. Berdasar surat telah dilayangkan kepada Kapolres Kediri AKBP Rony Faisal, aksi Rabu besok akan dimulai Monumen Simpang Lima Gumul dan berakhir di depan Mapolres Kediri.

Dijelaskan Helmi Anshori, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kediri, bahwa aksi yang digelar besok merupakan bentuk dukungan atas maraknya berita perselingkuhan, dianggap mengancam pendidikan moral dan etika kepada generasi muda. “Yang bisa dilakukan diusut tuntas oleh pihak Kepolisian tekait kabar tersebut. Bila kemudian kabar hoax, maka bagi pelaku bisa diancam pidana,” terangnya, saat dikonfirmasi Selasa (26/11).

Menurutnya, bahwa kebebasan tekhnologi harus dilakukan pengawasan ketat dan seharusnya pihak Kepolisian tanggap. Namun yang lebih patut disayangkan, seharusnya mantan Bupati Kediri, Ir. H. Sutrisno melakukan klarifikasi atas kabar yang telah viral lama ini.

“Pihak Nella telah memberikan klarifikasi, namun pihak Bapak Sutrisno juga harus melakukan hal yang sama,” jelasnya, sambil menjelaskan bahwa sebenarnya pada Sabtu siang kemarin, didapat kabar Ketua TP3 ini sebenarnya telah mengundang sejumlah wartawan di Frescho Caffe.

“Terus buat apa mengumpulkan wartawan jika kemudian berita yang muncul bukan klarifikasi, ini jika dibiarkan malah menyesatkan kita dan juga generasi muda. Atau ini sekedar setting saja karena jelang Pilkada Serentak, dimana Pak Sutrisno menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan telah menyatakan memberikan dukungan kepada Pak Mujahid dan Pak Eko Ediono, tidak lain saudara kandungnya,” imbuh Tomi Ari Bowo.

Dikabarkan seluruh komponen dari Pemuda Pancasila, anggota GP Ansor dan para relawan terdiri dari ormas dan LSM akan siap tampil dalam aksi besok. Tentunya munculnya tiga Singa Kediri akan memimpin aksi, merupakan bentuk keprihatinan yang mendalam atas sejumlah kabar di media dianggap telah menyesatkan warga di Kabupaten Kediri. “Jangan gaduh dan jangan sesekali memberikan komentar serta pernyataan yang merasa dirinya benar,” ucap Ketua GP Ansor, Munasir Huda. (bub/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry