INOVASI DIGITAL : Dari kanan, Presdir & CEO CIMB Niaga Lani Darmawan, Head of Region Jatim CIMB Niaga Rhena Octaria dan Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung pada pemaparan CIMB Niaga terkait layanan dan Inovasi Digital di Kantor Cabang Surabaya, Kamis (9/10/2025). DUTA/Wiwiek Wulan

SURABAYA | duta.co – PT Bank CIMB Niaga Tbk memiliki rencana jangka panjang yang disebutnya dengan Forward30 (F30) pondasi penting bagi transformasi bank periode 2025–2030.

Sejumlah inovasi dan gebrakan dilakukan guna tercapainya F30 diantaranya spin off Unit Usaha Syariah, ekspansi jaringan ke kota-kota kedua di Indonesia dan maksimalkan layanan digital.

Konsistensi CIMB Niaga dalam berinovasi sejalan dengan milestone yang telah ditorehkan sejak berdiri 1955. Dalam rentang tujuh dekade, CIMB Niaga dikenal terdepan dalam inovasi di industri perbankan di Indonesia.

Mulai dari bank pertama di Indonesia yang menghadirkan mesin ATM (1987), bank pertama yang menyediakan layanan perbankan secara online (1991), hingga transformasi digital melalui aplikasi OCTO Mobile (2020) yang terus dikembangkan dengan fitur lengkap dan terkini sesuai dengan kebutuhan nasabah. Atas kepercayaan yang diberikan, CIMB Niaga berhasil meraih Net Promoter Score (NPS) pada 2024 sebesar 57, menunjukkan tingkat loyalitas nasabah yang sangat baik.

Selain itu, CIMB Niaga juga konsisten berkontribusi nyata melalui empat pilar Corporate Social Responsibility yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Pilar pendidikan menjangkau lebih dari 108 ribu penerima lewat beasiswa serta literasi dan inklusi keuangan. Pilar kesehatan dan kesejahteraan masyarakat menghadirkan inisiatif #CegahStunting bersama UNICEF untuk 1.000 anak gizi buruk.

Pilar pemberdayaan ekonomi mendukung lebih dari 700 UMKM, terutama yang dikelola perempuan dan teman disabilitas di Indonesia Timur. Sementara pilar iklim dan lingkungan mencakup penanaman 83.400 bambu dengan potensi serapan karbon lebih dari 11.400 ton CO₂, memberdayakan lebih dari 1.000 petani, serta pemanfaatan energi terbarukan.

President Director PT Bank CIMB Niaga Tbk, Lani Darmawan dalam media gathering di Kota Surabaya Kamis, 9 Oktober 2025 lalu mengatakan program ini menjadi kelanjutan dari Forward23+ (F23+) yang diperpanjang akibat pandemi Covid-19, dan kini menekankan konsep purpose driven: advancing customers and society.

“CIMB Niaga ingin membantu masyarakat Indonesia dan nasabah untuk mewujudkan mimpi dan aspirasinya dengan semangat Work from Heart,” ujar Lani.

Lani menambahkan CIMB Niaga akan spin off (pemisahan) unit usaha syariahnya pada Mei atau Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang bertajuk Forward 2030 (F30) yang dijalankan mulai 2025 hingga 2030.

“Seluruh persiapan menuju spin off berjalan baik dan sesuai regulasi. Kami wajib melakukan spin off karena aset syariah sudah melampaui Rp50 triliun. Kami harapkan spin off bisa terlaksana di bulan Mei atau Juni 2026,” ujar Lani.

“Langkah spin off ini menjadi sinyal kuat komitmen CIMB Niaga untuk memperkuat ekosistem perbankan syariah nasional sekaligus memperluas akses keuangan inklusif di Indonesia dan memacu perekonomian di daerah,” jelas Lani.

Lani Darmawan menilai kondisi likuiditas perbankan kuartal ketiga tahun 2025 ini melonggar. Perang suku bunga dana yang sempat terjadi akibat ketatnya likuiditas pada awal tahun, kini mereda.

“LDR perbankan awal 2025 untuk KBMI 4 (bank dengan modal inti di atas Rp 70 triliun) mencapai 95% hingga 98%, tetapi sudah mulai melandai di kuartal ketiga. Apalagi himbara mendapatkan penempatan Rp 200 triliun, likuiditas seharusnya jauh lebih membaik,” ujar Lani.

Lani menjelaskan, kondisi likuiditas perseroan cukup longgar untuk mendorong pertumbuhan kredit. Rasio kredit terhadap dana pihak ketiga atau loan to deposit ratio (LDR) hanya mencapai 81% pada kuartal ketiga tahun ini. Penempatan dana pemerintah Rp 200 triliun ke Himbara turut membantu persaingan dana mereda.

“Persaingan suku bunga DPK di pasar sudah menurun pada kuartal IV sehingga buka kredit juga turun. LDR bagus, tetapi kami hati-hari dalam menyalurkan kredit karena jika terjadi NPL dampaknya bukan tahun ini saja,” kata Lani.

Terobosan yang sudah dilakukan mulai tahun 2024 lalu jelas Lani CIMB Niaga mulai membidik kota-kota kedua di Indonesia. Kalau tahun 2024 ekspansi ke 18 kota kedua di Indonesia sukses, tahun 2025 ini diperluas menjadi 30 kota potensial di Indonesia.

“Kalau selama ini hanya kota besar di Indonesia seperti Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, kini ekspansi massif dilakukan di kota kedua. Di Jatim kini menyasar kota seperti Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Malang, Jember, Banyuwangi dan lain-lainnya.”

Diakui Lani potensi ekonomi kota kecil atau kota kedua menjanjikan dan perlu dimaksimalkan pertumbuhannya. CIMB Niaga sudah memetakan kota potensial yang menjadi sasaran ekspansi dengan geliat potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi alasan CIMB Niaga hadir memacu pertumbuhan ekonomi daerah tersebut.

“Selama ini memang dikuasai oleh bank yang tergabung dalam himbara, saatnya bank swasta juga membidik pasar kota kedua dan kini CIMB Niaga melakukannya. Dengan ekspansi jaringan ke kota kedua, makin banyak calon nasabah baru yang dibidik. Kini buka tabungan dan menjadi nasabah CIMB Niaga juga tidak sulit, semuanya bisa dilakukan dengan aplikasi yakni Octo Mobile. ”

Aplikasi utama CIMB Niaga adalah OCTO. Gabungan dari aplikasi OCTO Mobile dan layanan OCTO Clicks (internet banking) sebelumnya, yang disatukan untuk memudahkan akses nasabah.

Beberapa fitur yang ada di aplikasi OCTO adalah: Buka rekening secara online: Anda bisa membuka rekening baru tanpa harus datang ke kantor cabang, baik rekening dalam mata uang Rupiah maupun valuta asing. Pembayaran QRIS: Anda dapat melakukan pembayaran di berbagai merchant dengan memindai kode QRIS, menggunakan berbagai pilihan sumber dana.

Investasi dan asuransi: Tersedia pilihan untuk berinvestasi reksa dana, obligasi, dan produk asuransi. Pembayaran tagihan: Melakukan pembayaran berbagai tagihan, termasuk dengan Virtual Account.

Top up e-wallet: Mengisi saldo dompet digital seperti GoPay, Dana, atau lainnya. Monitor keuangan: Tersedia fitur untuk memantau ringkasan aset dan arus kas Anda. Keamanan terjamin: Aplikasi ini dilengkapi dengan sistem keamanan canggih dan otentikasi melalui PIN, sidik jari, atau pengenalan wajah.

Transaksi Digital Bank CIMB Niaga Capai 90 Persen
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus memperkuat layanan digital perbankan di berbagai daerah, termasuk di Surabaya. Salah satunya adalah menggenjot layanan digital kepada nasabah.

“Sebanyak 90 persen transaksi di Bank CIMB Niaga dilakukan secara digital. Transaksi digital membuat semuanya lebih mudah. Apalagi , pertumbuhan pembukaan rekening digital sangat tinggi, bahkan hingga dua digit. Baik retail maupun non-retail,” jelas Presiden Direktur & CEO PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan.

Di Kota Pahlawan ini, terbaru CIMB Niaga menghadirkan 2 Digital Branch di Jalan Mayjen Sungkono dan Jalan Jemursari. Kedua bank ini menggabungkan layanan konvensional dengan fasilitas Digital Lounge dengan tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB Niaga.

“Kehadiran Digital Branch tersebut melengkapi layanan yang tersedia sehingga menjadi 20 kantor cabang. Termasuk satu kantor cabang syariah, serta tiga Digital Lounge yang tersebar di berbagai titik strategis sebagai solusi finansial bagi nasabah,” tambah Lani Darmawan.

Head of Region Jawa Timur CIMB Niaga Rhena Octaria menyatakan, Surabaya dipilih sebagai salah satu kota yang menjadi fokus pengembangan inovasi dan layanan CIMB Niaga, mengingat kota ini tidak hanya menjadi ibu kota provinsi Jawa Timur, namun juga merupakan salah satu kota metropolitan yang paling dinamis dan hub Indonesia bagian Timur yang terus berkembang.

“Karena itu, CIMB Niaga juga terus menghadirkan inovasi terbarunya di Surabaya agar layanan nasabah semakin optimal. Di usia 70 tahun ini, kami terus berkomitmen membantu nasabah dan masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi dan aspirasinya dengan semangat bekerja dari hati, termasuk di Surabaya,” ujar Rhena dalam Media Gathering bersama CIMB Niaga di Surabaya, Kamis (9/10/2025).

Rhena menambahkan dengan beragam inovasi yang kami hadirkan di kota ini, seperti Digital Branch, kami ingin meningkatkan layanan sesuai preferensi nasabah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan loyalitas nasabah.

Sedangkan Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung menjelaskan transaksi digital terus meningkat, kini hampir 90 persen transaksi sudah digital. Untuk memudahkan layanan nasabah dari mana saja dan kapan saja, CIMB Niaga juga terus mengembangkan platform digital.

“Nasabah dapat mengakses OCTO by CIMB Niaga sebagai platform keuangan digital pilihan utama. Layanan ini tersedia baik dalam aplikasi maupun website untuk membuka tabungan, transaksi sehari-hari, mengajukan pinjaman, hingga berinvestasi.”

Dari sisi kinerja CIMB Niaga semakin kuat dan tumbuh positif. Pada semester I-2025, CIMB Niaga bukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp4,4 triliun. Kenaikan ini didukung oleh pertumbuhan kredit 6,8 perse year on year (YoY) menjadi Rp231,8 triliun serta dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp261,9 triliun. Adapun total aset konsolidasi sebesar Rp357,9 triliun per 30 Juni 2025 yang memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.

Rasio CASA juga tetap kuat di angka 69,0%, sebagai bukti dari meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan CIMB Niaga. Di sektor perbankan syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatat kinerja yang solid dengan pembiayaan Rp59,6 triliun dan DPK Rp48,2 triliun. Imm

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry