PRODAMAS : Wali Kota Mas Abu didamping Wawali Ning Lik bersama tim kunker Pemkot Lubuklinggau. (Duta.co/Humas)

KEDIRI | duta.co -Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) yang sudah berjalan selama empat tahun di semua Kelurahan di Kota Kediri rupannya mampu menarik minat Pemerintahan Kota (Pemkot) Lubuklinggau. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan aplikasi Progressio Prodamas dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mencoba membangun sistem dan membuat komitmen pada Kota Kediri dengan pelayanan lebih mudah dengan memanfaatkan IT. Kenapa? Kalau melayaninya analog pasti kelamaan. Makanya kita pangkas menggunakan IT. Alhamdulillah hasilnya bagus,” jelas kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menerima kunjungan kerja Pemerintah Kota Lubuklinggau, di Ruang Kilisuci Balai Kota Kediri, Selasa (28/2)

Baru lanjut Mas Abu sapaan akrab Wali Kota Kediri ini, untuk planning dan rembug warga, semuanya dipasrahkan disetiap RT. Rembug warga yang dilakukan juga harus disinkronkan seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

“Dananya saya letakkan di kelurahan karena saya khawatir RT tidak paham akuntansi pemerintah. Sekarang rembug warganya seperti RPJM. Jadi warga harus memiliki rencana untuk lima tahun kedepan. Ini dilakukan agar bila nanti ada pergantian RT pembangunannya tetap terus berjalan,” jelasnya.

Melalui Prodamas, lanjut Mas Abu, pembangunan di Kota Kediri menjadi lebih cepat. Biasanya bila dikerjakan oleh PU memakan waktu sepuluh tahun, melalui prodamas ini pembangunan bisa selesai dalam satu tahun. Tentu hasil pembangunannya memberikan kepuasan kepada masyarakat.

“Simulasinya bila dikerjakan oleh PU bisa selesai hingga sepuluh tahun melalui Prodamas selesai dalam setahun. Jadi masyarakat yang membayar pajak ini puas karena bisa merasakan hasilnya,” terangnya.

Dalam aplikasi ini, diimbuhkan Mas Abu, terdapat 27 kategori yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. “Jadi kita bisa memantau progress dari setiap pembangunan yang ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kehumasan Pemerintah Kota Lubuklinggau menyampaikan keinginan membuat aplikasi berbasis adroid untuk melaporkan hasil kerja RT dalam melayani masyarakat.

“Kami disini ingin belajar karena Kota Kediri telah lebih dulu menerapkan aplikasi untuk memantau pelaksanaan Prodamas,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali kota Kediri Lilik Mubibbah dan para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. nng

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.