LAPOR:  Labil ketika lapor ke Polsek Ujungpangkah setelah dipukuli anak anģgota DPRD Gresik. (duta.co/much shopii)

GRESIK | duta.co -Kendati proses pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak sudah usai tetapi luka yang tertinggal antar pendukung masih belum sembuh.  Maklum, suasana sangat panas sebelumnya. Baik psywar maupun gesekan fisik. Seperti yang terjadi di pilkades Ngimboh Kecamatan Ujungpangkah.

Puncaknya, salah satu pendukung calon kepala desa (Cakades) harus dilarikan ke puskesmas karena mengalami luka di bagian pelipis akibat dipukuli pendukung cakades lain yang menjadi rival. Bahkan permasalahan berlanjut ke ranah hukum.

Informasinya, kasus penganiayaan berawal ketika Fajar Putra Utama (19) warga Desa Ngimboh RT 05/RW 05 yang merupakan anak kandung dari cakades Anna Mukhlisa dan Labibul Adhar (29) warga Desa Ngimboh RT/RW 01 merupakan pendukung dari cakades Su’ud terlibat adu mulut di depan balai desa Ngimboh, saat Pilkades berlangsung, Rabu (31/07) lalu, di balai desa setempat.

“Adu mulut karena Fajar dan Labil berebut memberikan jalan untuk masing-masing pendukung cakades supaya cepat masuk ke TPS (tempat pemungutan suara),”ujar

Kadir ( 55) yang merupakan salah satu pendukung cskades Suud yang bertarung di Pilkades Ngimboh di depan Mapolsek Ujungpangkah, Sabtu (03/08) kemarin.

Sejatinya, pendukung Suud sudah legowo menerima kekalahan. Bahkan tidak melakukan provokasi.

Tetapi, setelah mengetahui adanya penganiayaan yang mengakibatkan salah satu rekannya mengalami luka, mereka tidak tinggal diam dan mendampingi korban mendatangi Polsek Ujungpangkah.

“Jam 02.30 WIB saya sama teman-teman kesini tetapi diusir sama petugas,” katanya.

Kadir menambahkan, kejadian penaniyaaan berawal setelah Labil  pulang dari warkop pada Jumat malam (02/08) kemarin.  Dan Fajar sudah menunggu di jalan. Ketika melihat Labil langsung dikejar dan  dipukuli di jalan.

“Kalau kejadian waktu pemungutan suara di pagar balai desa Labib menarik kaos Fajar dari belakang. Namun, langsung dilerai Polisi yang saat itu berjaga,”imbuhnya.

Kanit Reskrim Bripka Yudi Setiawan keoada wartwan menjelaskan Labib yang mengalami luka di pelipis langsung dilarikan menuju Puskesmas Ujungpangkah.

“Ada jahitan, satu kayaknya,” ujarnya.

Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian dan memanggil Fajar. Kemudian Fajar datang bersama ayahnya yang berprofesi sebagai anggota DPRD Gresik.

“Ya memang ada kejadian itu. Fajar memang anak saya. Bagaimana lagi,”ucap Taufiqul umam yang tercatat sebagai anggota fraksi Gerindra.

Sebelumnya Pilkades di Desa Ngimboh memiliki dua cakades yakni, Anna Mukhlisa keluar sebagai pemenang unggul 29 suara dibanding pesaingnya Su’ud. Sejatinya cakades Suud mrupakan ipar dari Taufiqul umam. Sedangkan Anna Mukhlisa adalah istri dari Taufiqul umam.

Dari empat tempat pemungutan suara (TPS), Anna Mukhlisa meraih 881 suara sedangkan Su’ud hanya memperoleh 852 suara.pii

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry