ASUSILA: Pelaku asusila (tengah) diapit Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni dan Kaur PS Subbag Humas Ipda Khoirul Umam Duta/Tunggal

SURABAYA | duta.co  – Sungguh keterlaluan perbuatan seorang suami yang satu ini. Berdalih terdesak kebutuhan ekonomi, pria asal Kediri ini tega menjual  istrinya yang lagi hamil 4 bulan untuk melayani berhubungan intim dua pria satu wanita (treesome).

Suami yang tega menjual istri sirinya itu bernama Dian Tri Susilo (20), asal Dusun Balong Jeruk, Balong Jeruk, Kunjang, Kabupaten Kediri.

Sebelum ditangkap di salah satu hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya, Senin (12/8) lalu saat pelaku dan korban baru saja menerima order tamu di Surabaya. Korban DR yang masih berusia 16 tahun saat  melayani tamu di Surabaya memasang tarif Rp 2 juta untuk sekali kencan.

“Kasus ini terungkap dari penyelidikan kami, tentang adanya perilaku menyimpang dengan menawarkan istri di media sosial bahkan pelaku ini memposting status di grup Facebook “Pasutri Bahagia”. Tujuannya, untuk mendapatkan uang dan memberikan layanan hubungan suami istri dan juga layanan Treesome,” ungkap Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth  Yeni, Rabu (14/8).

Di Facebook itu, pelaku juga menulis status pasutri Kediri dan juga mencantunkan nomor HP di profil Facebook pelaku bernama Dian Tatoink.

“Setelah sepakat, antara tersangka dan tamu melanjutkan komunikasi melalui aplikasi Whatsaap dan memasang tarif Rp 2 juta,” sebut Ruth Yeni.

Dan setelah, tamu membayar di muka Rp 200 ribu, pelaku dan istrinya menuju Surabaya menggunakan alat transportasi bus turun di Terminal Bungurasih dan langsung menuju hotel.

Dari lokasi hotel yang digerebek, petugas melakukan penyitaan barang bukti berupa, uang tunai Rp 500 ribu, 1 unit handphone merek Samsung Duos.

Pelakunya akan dijerat Pasal 2, Pasal 17 UU No. 21/2007 tentang TPPO dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.

Sementara, pelaku Dian Tri Susilo mengaku baru tiga kali melayani tamu. Dua di antaranya dilayani di rumahnya di Kediri. tom

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.