Oleh: Reizano Amri Rasyid, ST, MMT*

SECARA umum, bisnis ritel merupakan adalah bisnis yang menjual produk atau jasa layanan kepada konsumen. Mereka menjualnya secara eceran atau jumlah kecil untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan bukan untuk dijual kembali (Kotler, 2007).

Dalam kehidupan sehari-hari, pelaku bisnis ritel sering disebut dengan penjual eceran atau pengecer. Proses transaksi pun dapat dilakukan melalui berbagai saluran penjualan seperti online atau penjualan langsung. Yang menjadi syarat penting dalam transaksi bisnis ritel adalah pembeli adalah konsumen langsung.

Bisnis ritel di Indonesia dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu bisnis ritel modern dan bisnis ritel tradisional. Bisnis ritel modern merupakan sebuah pengembangan dari ritel tradisional, yang pada praktiknya mengaplikasikan konsep yang modern dengan memanfaatkan teknologi, serta mengakomodasi perkembangan gaya hidup di masyarakat atau konsumen.

Hingga kini, jumlah UKM di Indonesia semakin meningkat sehingga membuat pemerintah ikut andil berperan untuk mengembangkannya. Selain memberikan kesempatan pada UKM untuk dapat mengikuti pameran, pemerintah juga bekerja sama dengan pasar retail modern.

Ada beberapa cara dan strategi agar produk UKM agar dapat menembus distribusi ke pasar retail modern dan hal apa saja yang dapat diterapkan agar produk UKM dapat diterima oleh retail modern.

  1. Yaang pertama ialah milikilah suatu gagasan yang lengkap, yang dimaksudkan disini sebisa mungkin semua hal yang berkaitan dengan produk mulai dari merk, logo, packaging, hingga strategi pemasaran yang harus ditangani sendiri jika ingin pihak retail modern tertarik dengan produk yang coba untuk ditawarkan.
  2. Memiliki strategi pemasaran yang tepat dan jelas, dengan target konsumen yang sudah ditentukan sedemikian rupa akan memudahkan produk untuk bisa terjual ditambah dengan tools yang digunakan seperti sosial media sepertinya akan semakin menambah kesempatan produk untuk bisa paling tidak diketahui oleh pasar.
  3. Sertakan semua sertifikat yang berhubungan dengan kualitas produk. Usahakan produk yang dtawarkan sudah bersertifikat izin PIRT (Produk Industri Rumah Tangga), karena banyak pemasok menganggap hal ini sebagai sebuah “kebutuhan” terhadap produk. Dengan memiliki sertifikat izin PIRT tersebut, produk yang ditawarkan di toko retail modern akan diterima dengan kemungkinan yang cukup besar.
  4. Ada baiknya memiliki sejarah penjualan produk. Popularitas produk yang dtawarkan akan meningkatkan minat toko retail modern yang Anda tuju, lalu menjadikan Anda sebagai pemasok produk di toko tersebut. Contohnya apakah produk tersebut sudah pernah dipromosikan melalui sosial media sehingga sudah cukup banyak konsumen yang mengenali produk tersebut, ataupun sekedar catatan tentang penjualan produk yang dapat meningkatkan ketertarikan minat..
  5. Cobalah hindari untuk bersaing dengan produk toko retail modern. Setiap toko retail modern biasanya memiliki produk dengan merk mereka sendiri. Carilah toko dengan kesempatan kompetisi produk yang kecil dan hindari untuk bersaing dengan produk yang sudah mereka bua.
  6. Usahakan untuk dapat bertemu empat mata secara langsung dengan pihak yang in – charge di toko retail. Karena, jika pihak toko retail modern hanya meminta untuk mengirimkan contoh produk yang ingin ditawarkan, maka kemungkinan besar produk yang tersebut hanya akan diabaikan dan seringkali terlupakan.
  7. Terakhir yang tidak kalah penting yaitu membawa contoh produk (dummy) saat bertemu dengan pihak yang berwenang di toko retail modern. Hal ini mungkin terkesan sepele dan dianggap tidak praktis karena mungkin produk yang ditawarkan bisa jadi sudah bisa dicek di sosial media dan web produk tersebut, akan tetapi tidak jarang banyak para pemilik retail toko yang lebih “sreg” ketika melihat perwujudan produk secara langsung dan mengetahui kondisi fisik produk.

Apabila Anda sudah memenuhi syarat-syarat di atas, maka Anda dapat segera mencobanya. Sebagai langkah awal mungkin anda bisa mendatangi langsung kantor marketing retailer yang ingin dituju, atau bisa mengirimkan email proposal kerjasama beserta katalog produk.

Ini merupakan hal yang wajib disertakan agar toko yang dituju dapat segera mengetahui secara jelas produk seperti apa yang anda ingin pasok. Dan pastikan anda telah memasukan semua informasi seperti yang telah dijelaskan di atas. Jika dari pihak retail modern tertarik dengan penawaran yang anda berikan, maka tidak menutup kemungkinan pihak toko akan segera menghubungi anda untuk bisa bekerja sama. Tertarik? Selamat mencoba.

*Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.