PEMERIKSAAN : Sejumlah petugas kesehatan DPP melakukan pemeriksaan kepada hewan yang diperjual belikan untuk qurban yang berada di kawasan kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. (duta.co/syaiful adam)

TUBAN | duta.co – Jelang hari raya Idul Adha 1440 hijriyah Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Tuban gencar melakukan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah tempat penyedia atau penjual hewan kurban

Dalam razia pemeriksaan hewan qurban kali ini DPP menemukan sejumlah hewan yang belum layak dijadikan hewan qurban. Seperti di tempat penjualan hewan qurban milik Nurul Hayat di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban misalnya, petugas pemeriksaan hewan dari DPP menemukan sejumlah sapi yang dinyatakan belum Powel atau memenuhi syarat untuk dijadikan kurban

“Dari delapan ekor sapi yang ada lima diantaranya masih belum memenuhi syarat jadi hewan kurban, dan hanya tiga ekor sapi yang powel,” ungkap Raden Basoeki Tjahjono, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, DPP Kabupaten, di sela-sela pemeriksaan.‎‎

Sedangkan untuk kambing ada beberapa yang dinyatakan cacat, seperti tidak lengkap anggota tubuhnya. Pihaknya memberi arahan kepada penjual, untuk tidak menjualnya, dan segera mengganti ke hewan qurban yang layak baik secara syariat maupun kesehatannya.

“Kita sudah himbau kepada pihak yang bersangkutan untuk menggantinya,” jelasnya

Lebih lanjut Basoeki juga menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan terhadap hewan qurban tidak lain untuk memastikan kesehatan hewan kurban.

“Hewan kurban yang sehat sudah terlihat saat diamati. Sementara hewan lainnya kita lakukan pemeriksaan untuk memastikan kesehatannya, mulai dari kulit, mata serta menghitung giginya,”‎ jelasnya.

‎Menurut Basoeki hewan yang sehat ‎ salah satunya bisa berdiri tegak dan tidak gemetar. Sementara pemeriksaan lainnya yang lebih detail kita lakukan pengecekan mata, kulit dan juga giginya apakah sudah berganti gigi dewasa apa belum‎‎

Sementara itu, pengelola tempat  penjualan sapi Nurul Hayat, Ahmad Gholib Kamil, mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan pemahaman kepadanya. Untuk dikemudian hari menjadi pembelajaran, ketika memilihi hewan qurban yang akan dijual, dan memeriksa kondisi hewannya.

“Terima kasih kami ucapkan, dan ini ilmu baru bisa terapkan di tahun depan. Sedangkan ada temuan tadi, akan kami tukarkan. Karena ada pengepulnya,” sambungnya.

Sebatas diketahui, DPP Kabupaten Tuban telah mendata, jika jumlah stok sapi kurban di tahun 2019 sebanyak 20.159 ekor berkurang 1.674 ekor dibandingkan tahun 2018. Kondisi berbeda pada stok kambing sebanyak 16.384 ekor. Jumlah tersebut ternyata bertambah 40 ekor dibandingkan kurban pada tahun 2018 (sad)‎

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.