Para petinggi Standard Chartered Bank saat menggelar seminar Wealth on Wealth bagi nasabah di Surabaya, Selasa (13/2) malam. DUTA/endang

SURABAYA | duta.co  –  Standard Chartered Bank menargetkan pertumbuhan bisnis wealth management pada tahun ini meningkat sebesar 20 persen dibandingkan tahun lalu. Mereka pun membidik banyak nasalah terutama kelas atas di beberapa kota di Indonesia termasuk Surabaya.

Executive Director and Head, Wealth Management, Standard Chartered Bank Indonesia, Bambang Simarno mengatakan salah satu pasar potensial untuk pengembangan bisnis wealth management ialah Surabaya.

Selama ini, Surabaya berkontribusi sebesar 20-25 persen terhadap bisnis wealth management Standard Chartered. ”Nasabah kami tersebar di tiga cabang di Surabaya dengan jenis produk yang beragam. Mulai dari produk investasi maupun asuransi,” katanya di sela seminar Wealth on Wealth di Surabaya, Selasa (13/2) malam.

Ke depan, pihaknya menyiapkan strategi bisnis melalui pengembangan digitalisasi. Apalagi sekarang dengan jumlah perusahaan aset management yang mencapai 80 perusahaan, pemasaran produk wealth managament seperti reksadana melalui kanal digital dinilai memudahkan.

”Standard Chartered menawarkan 60 jenis produk dengan penambahan sekitar 3-5 produk baru tiap tahunnya,” paparnya.

Pada awal tahun ini, pihaknya menambah produk baru. Yakni satu reksadana saham dan produk unitlink atau asuransi jiwa sekaligus investasi. Dipilihnya reksadana saham karena pada tahun lalu, dana kelolaan reksadana saham naik 39 persen menjadi RP 450 triliun.

Selain itu, reksadana pendapatan tetap juga meningkat sekitar 12-14 persen dengan pertumbuhan di atas deposito.

”Nah melihat kinerja saham dan obligasi di market global, kami meluncurkan produk reksadana saham,” ungkapnya.

Sementara Chief Executive Officer Standard Chartered Bank Indonesia, Rino Donosepoetro, mengatakan untuk mendukung bisnis wealth management salah satunya melalui penambahan sumber daya manusia.

Diyakini, penambahan sumber daya manusia tersebut bisa mendukung pertumbuhan jumlah nasabah baru. ”Keberadaan SDM ini untuk memudahkan para nasabah wealth management,” paparnya. end

Tinggalkan Balasan