Sosok Advokat Daftar Peserta BPJS Kesehatan Demi Misi Sosial

43
BPJS : Ryan Meliala usai mendaftarkan diri di Kantor BPJS Kesehatan (BPJS/duta.co)

KEDIRI|duta.co, BPJS Kesehatan tidak lagi identik dengan orang yang sedang sakit. Nyatanya, Ryan Meliala, pria yang berprofesi sebagai advokat ini datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus perubahan data kepesertannya. Menurut Ryan, BPJS Kesehatan bukan hanya kebutuhan penduduk yang sedang sakit, melainkan juga kebutuhan penduduk sehat yang memiliki misi sosial.

“Saya non aktif bekerja per-Bulan Agustus dan langsung mendaftarkan diri sebagai peserta mandiri. Meskipun sehat saya tetap mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS. Iuran yang dibayarkan kita anggap saja sebagai kontribusi untuk kebaikan bersama. Tentu bermanfaat bagi peserta yang lain yang sedang sakit,” ujar Ryan.

Pria berusia 29 tahun ini menambahkan, iuran yang dibayarkan olehnya tidak sebanding dengan manfaat yang didapatkan. “Anggap saja misalnya kita terdaftar di kelas satu, maka iuran per harinya adalah tiga ribu rupiah. Tiga ribu ini sudah berkontribusi mencegah kemiskinan baru akibat sakit, membuka lapangan kerja melalui pengembangan fasilitas kesehatan, bahkan menyelamatkan jiwa orang lain. Banyak kebaikan pada iuran yang kita bayarkan,” pungkas Ryan.

Ketika ditanya perihal layanan yang diterimanya, Ryan menyampaikan apresiasi atas profesionalitas BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat.

“Mulai dari parkiran hingga ruang tunggu semuanya rapi dan bersih. Ruang tunggunya nyaman, dingin, dan wangi. Petugasnya pun jelas dalam menyampaikan informasi yang saya butuhkan. Kesan yang didapatkan adalah profesional. Saya puas dengan layanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan. Untuk layanan kesehatan, saya tidak pernah menggunakan. Puji Tuhan selama ini selalu sehat,” tutup Ryan. (nng)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.