LORONG SIAP :  Rektor ITN Malang, Dr Ir Kustamar MT dengan latar belakang lorong siap kerja otomatis (Losipka) (duta.co/dedik ahmad)

MALANG  | duta.co – Wujud kepedulian Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang terhadap kesehatan generasi penerus bangsa, kampus ini mengagas lorong spray penyemprotan disenfektan otomatis. Tak seperti bilik semprot lainnya, kali ini sengaja berbentuk lorong agar benar-benar efektif membunuh kuman bahkan virus. Uniknya, begitu keluar dari lorong tersebut badan tidak basah dan siap kuliah atau langsung kerja.

Disampaikan Rektor ITN Malang, Dr Ir Kustamar MT bahwa lorong siap kerja otomatis (Losipka) ini memang dipersiapkan untuk menyongsong era baru perkuliahan mulai Desember nanti. Ia berharap mahasiswa tidak lagi takut tertular virus Corona saat bertemu dosen. Sebaliknya juga demikian, dosen juga tidak lagi khawatir bertatap muka langsung mahasiswa.

“Ini sekaligus untuk menjawab tantangan kewajiban kalender akademik mahasiswa, yang akhir semester ini harus berkonsultasi skripsi. Karena konsultasi skripsi akan sangat terbatasi jika tidak bertemu langsung antara keduanya,” ungkap Kustamar, Selasa (16/06/2020).

Losipka sendiri didesain memiliki dua bilik yang saling terhubung berbentuk lorong. Satu bilik untuk penyemprotan disenfektan dan bilik satunya berfungsi untuk pengering sekaligus penyinaran ultraviolet agar kuman maupun virus mati semua. Maka kedua bilik tersebut terhubung hingga pengguna akan merasa aman dan nyaman.

“Kalau bilik disenfektan yang ada di masyarakat selama ini cenderung bikin basah. Padahal kalau sudah pakaian basah, jadi tidak nyaman untuk kerja. Dari latar belakang itu, ITN membuat terobosan Losipka ini,” ujar orang nomer satu di ITN Malang ini.

Ditambahkan oleh perancang Losipka ini, Aladin Eko Purkuncoro ST MT, bahwa fasilitas disenfektan ini dirancang serba otomatis. Penggunanya tinggal masuk dan mengikuti arahan penjaga yang siap mendampingi.

Proses pengerjaan alat ini relatif lama, yakni sekitar dua bulan. Dengan biaya 15 Juta rupiah. Namun jika ditilik dari cara kerjanya yang menyeluruh wajar jika butuh waktu namun dengan hasil yang diharapkan sempurna.

“Kami memang ingin alat ini bekerja sesempurna mungkin dan senyaman mungkin. Makanya kami tidak memilih penyemprotan yang hanya dari atas saja, tapi menyeluruh ke seluruh bagian tubuh secara otomatis,” kata Aladin Eko yang juga Ketua Prodi Teknik Mesin ITN ini.

Losipka sendiri di lengkapi dengan sistem Konveyor Real yang terpasang di beberapa springkle bermata 0,3 Milimeter yang menyemprot dengan halus layaknya kabut. Demikian pula dengan lampu UV yang berada di lorong pengering bersuhu hangat khusus untuk pengeringan badan bagi pengguna. dah

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry