Prodi Farmasi Unisma berhasil memproduksi hand sanitizer beraroma terapi dan aman di kulit. (DUTA.CO/IST)

MALANG | duta.co – Program studi (Prodi) Farmasi Universitas Islam Malang (Unisma) berhasil memproduksi hand sanitizer sebagai wujud memberi solusi atas kelangkaan produk yang sekarang banyak diburu ini. Selain tidak menyebabkan kulit kering juga produk ini mengandung aromaterapi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Unisma, Dr Yudi Purnomo MKes Apt. Prodi farmasi yang baru berdiri 2 tahun ini telah berhasil memproduksi hand sanitizer yang memang khusus untuk kalangan civitas akademika Unisma sendiri.

“Baru beberapa hari yang lalu kami uji coba produk hand sanitizer ini. Alhamdulillah sudah bisa diproduksi dan permintaannya langsung banyak,” ungkap Yudi Purnomo, lewat sambungan telepon, Kamis (19/03/2020).

Lebih lanjut, Kaprodi Farmasi FK Unisma ini menjelaskan bahwa produknya sudah menyesuaikan standar badan kesehatan dunia WHO. Dengan komposisi utama 67% alkohol, serta formula lain seperti alkohol 96 %, glyserin, hidrogen peroksida dan air.

“Dengan formula 67% alkoholnya itu sudah efektif membunuh kuman-kuman dan bisa dikategorikan sebagai antiseptik,” tutur Yudi.

Dijelaskannya, saat ini Prodi Farmasi bisa memproduksi 20 liter per hari. Namun permintaan dari Rektorat dan Dekanat perlu 40 liter per hari lagi untuk memenuhi permintaan terutama kalangan sendiri.

“Bahkan kami ada permintaan dari Pemkot Malang untuk dibagi-bagikan ke masyarakat luas,” imbuh Kaprodi ini.

Memang kelangkaan dari hand sanitizer ini luar biasa. Dari pantauan sementara kemasan 50 cc hingga 100 cc yang biasanya dijual Rp15.000, saat ini sudah meroket menjadi Rp 80.000 itu pun barangnya kosong. Beruntung Prodi Farmasi Unisma sudah berhasil memproduksi sendiri.

“Dalam satu produksi hand sanitizer tim yang diturunkan diantaranya 3 Laporan 3 dosen dan 5 mahasiswa,” imbuhnya.

Hand sanitizer produksi Unisma ini, ujar Yudi, diklaim lebih efektif membunuh kuman. Selain itu, dalam tes produksi ternyata juga PH air tidak terlalu asam hingga tidak membuat kulit kering. Keunggulan lainnya, mengandung aroma therapi. Terutama pada varian minyak mawar dan mint.

Ternyata Prodi Farmasi Unisma tidak hanya berhasil membuat hand sanitizer namun juga telah berhasil membuat teh seduh atau celup dari daun urena lobata atau pulutan. “Teh seduh telah melalui uji farmasi yang dapat mengatasi radang, juga penyakit diabetes dan anti bakteri. Termasuk juga mempunyai sifat analgetik yakni anti nyeri,” paparnya. (dah)

Express Your Reaction
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry