
KEDIRI | duta.co – Politik memang dinamis, hingga saat ini belum ada kepastian siapa yang akan menduduki kursi Wakil Wali Kota Kediri seiring wafatnya Hj. Lilik Muhibbah. Di sisi lain, kursi Ketua DPD PAN Kota Kediri kini diduduki Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, tentunya akan memilih sosok yang tepat sebagai pendampingnya.
Mengutip pernyataan Ketua DPD sebelumnya, kini menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN Kota Kediri, Abdul Bagi Bafaqih. Bahwa pengisian kursi lowong akan dibahas selepas Hari Raya Idul Fitri. Selain partai berlambang matahari ini, Partai NasDem juga memiliki kesempatan yang sama untuk menjagokan kader terbaiknya.
“Kami telah memastikan satu nama calon akan diusung dari Partai NasDem. Siapakah nama tersebut? sementara saya rahasiakan dan telah kami sampaikan ke DPW maupun DPP. Kami juga telah melakukan pertemuan dengan PAN sebelum Idul Fitri, namun setelahnya belum,” jelas HM. Nafis Kurtubi, Ketua DPD Partai NasDem Kota Kediri saat dikonfirmasi Kamis (20/05).
Lalu bagaimanakah sikap DPD PAN seiring dijabat Wali Kota Kediri? Dikonfirmasi usai pelepasan atlet National Paralympic Committee (NPC) di Balai Kota Kediri, akan bertanding di Surabaya. Menjelaskan bahwa semua keputusan berada di tangan partai. “Jadi, saya jelaskan sekali lagi, duta sering angkat berita ini. Saya jelaskan untuk wakil wali kota itu saya tidak punya hak, ini kamu bold (ditebali). Yang punya hak adalah partai, dong,” ucapnya. (kin/nng)
Keterangan foto : Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat melepas atlet NPC di Balai Kota Kediri (Kintan Kinari Astuti/duta.co)





































