Plt Kepala SMAN 2 Ngawi, Agus Supriyono memberikan motivasi pada siswanya untuk bisa menjadi pemimpin bangsa. (mifta/duta.co)

NGAWI | duta.co – Terobosan konsep IMER yang digagas Agus Supriyono, Plt Kepala SMAN 2 Ngawi (SMADA) merupakan inovasi sistem pembelajaran sebagai pemantik semangat siswa dalam menentukan cita-cita kedepannya.

“Konsep itu merupakan salah satu upaya membentuk siswa berjiwa Pancasila, melalui konsep IMER dalam arti Intelektual, Militer, English, dan Religius,” jelas Agus Supriyono. Rabu, (23/11/2022)

Agus Supriyono menjelaskan, motivasi pada siswa SMADA Taruna Indonesia melalui konsep IMER dengan cara menggandeng alumni yang sukses menjadi bagian dari IDI, Institusi Polri, TNI, Pemerintahan serta lainnya.

“Harapan kita melalui konsep IMER, lulusan SMADA Taruna Indonesia bisa menjadi pemimpin bangsa. Sebagai contoh awal, kita bekerjasama dengan Yon Armed 12 Ngawi, untuk dapat memotivasi siswa yang bercita-cita menjadi TNI,” jelas Agus.

Menurut Agus sapaan Plt Kepala SMADA mengatakan, konsep IMER diterapkan pada peserta didik kelas X sejalan berlakunya kurikulum merdeka dengan metode pengelompokan siswa sesuai arah tujuan cita-cita mereka.

“Siswa Intelektual artinya kecerdasan daya pikir, pengembangan sifat dan fikiran mencakup kemampuan sesuai tujuan konsep IMER seiring berlakunya kurikulum merdeka belajar,” terang Agus Supriyono.

Lebih lanjut dikatakan Agus mengenai Siswa Militer, yaitu terkait kedisiplinan, cinta tanah air, dan nasionalisme. Kemudian Siswa English, pemahaman bahasa untuk menghadapi dunia global di era digital.

“Mendidik Siswa Militer artinya terkait kedisiplinan seperti hadir tepat waktu, taat terhadap peraturan sekolah, dan berprilaku sesuai norma-norma yang menjadi ketentuan aturan,” ujar Agus

Selain itu, Agus juga menjelaskan terkait Siswa Religius, yaitu metode pendidikan karakter pelajar Pancasila berakhlaq mulia dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.mif

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry