ASAH BAKAT :  Peserta lomba Banjari yang ikut bertanding di ajang Muslim Teenager Competition di SMA Khadijah Surabaya, Sabtu (9/2). DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – SMA Khadijah Surabaya menjaring bakat-bakat terpendam para siswa – siswa SMP sederajad di Jawa Timur.

Sebanyak 400 siswa – siswi ikut berlaga dalam ajang ini, Sabtu (9/2).

Ada banyak lomba yang digelar. Seperti tahun sebelumnya ada lomba tahfid, da’i dan banjari serta story telling.

Bedanya di tahun ini ada lomba lain yang lebih mengasah kemampuan siswa baik akademik dan non akademik. Kemampuan akademik melalui olimpiade matematika dan IPA

“Di tahun ini ada lomba film pendek, video jurnalis dan cipta cerpen. Ini baru tahun ini kita gelar. Karena SMA Khadijah Surabaya ini selama ini memang sangat kompeten di bidang itu,” ujar Pendamping Ketua Pelaksana, Abdul Chaq.

Ketua panitia Salsabil Maulida Alrozi mengakui tiga lomba itu memang sengaja dibuat karena saat ini siswa SMP sederajad sudah mulai banyak yang tertarik di bidang seni.

“Mereka sudah mulai mengenal film pendek.  Sudah mulai tertarik membuat cerpen dari hal-hal yang sederhana dan sebagainya. Makanya kita ingin memberi wadah itu dengan menggelar lomba sehingga kreasi mereka bisa dihargai,” jelas Salsabil.

Untuk lomba kali ini, Salsabil mengakui seleksi dilakukan secara online dan offline.

Untuk lomba film pendek, cipta cerpen dan video jurnalis seleksi dilakukan secara online. Begitupun dengan lomba banjari.

“Yang sudah terpilih kita undang ke sekolah untuk seleksi berikutnya dan penentuan juaranya,” jelasnya.

Lomba yang digelar setiap tahun ini adalah murni hasil karya siswa-siswi SMA Khadijah. Para guru hanya mendampingi dan membantu moril dan material.

“Semua yang bergerak adalah siswa itu sendiri,” tandas Abdul Chaq.

Ini langkah bagus karena bisa melatih siswa-siswi untuk berjiwa kepemimpinan serta melatih mereka untuk bisa mengelola acara dengan baik.

“Ternyata di tahun keempat ini acara bisa berlangsung sukses,” tukas Abdul Chaq. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.