Ocha dan Ave raih medali pada IISRO 2017 di Jepang. (FT/Kemenag/Llaily)

JAKARTA | duta.co — Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) berhasil meraih emas di ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) Tahun 2017 di Tokyo Jepang. Mereka adalah Syahrozad Zalfa Nadia (Ocha/10) dan Avicenna Roghid Putra Sidik (Ave/7), kakak beradik dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ocha duduk di kelas 6 sementara Ave di kelas 1.

Direktur (KSKK), Ahmad Umar mengapresiasi  prestasi kedua siswa madrasah ini di ajang kompetisi robotik internasional. “Saya sangat bersyukur, siswa madrasah kita tidak hanya unggul dalam karakter, akademik, tetapi juga hebat dalam bidang robotik di ajang internasional,” tuturnya di Jakarta, Selasa (14/11).

Menurut Umar, siswa madrasah saat ini sudah mulai berani tampil ke depan dan sukses membawa marwah madrasah yang membahagiakan masyarakat Indonesia.

Ibu kedua siswa berprestasi ini, Himatul Laily Waisnaini (Laily), menuturkan, kategori yang diikuti Ocha dan Ave adalah Maze Solving, Humanoid, Soccer 2 on 2, dan Teather Robotic.

“Untuk kategori Maze Solving, Oca dan Ave raih Gold Medal, dengan catatan waktu 4 detik,” ujar Laily.

Selain itu, Oca dan Ave juga raih 3 medali lainnya, yaitu medali silver untuk kategori Robot Sumo, medali silver untuk Teater Robotic dengan tema Diary Robot, dan medali perak untuk kategori Soccer Robotic 2 on 2.

“Alhamdulillah, saya bersyukur pada Allah, atas capaian Oca dan Ave. Saya juga ucapkan terima kasih atas support, doa, dan semua pihak atas pengharapan baik untuk Ocha dan Ave sehingga mereka mampu meraih semua capaiannya,” tambah Laily.

Diketahui, International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) 2017 diselenggarakan oleh International Muslim Association for Robotic (IMARO) di Tokyo, Jepang. Event robotik  internasional ini berlangsung dari 9 – 13 November 2017. (kmg)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan