Pembuaan penilaian PWNU Award yang digelar di Auditorium Unusa, Sabtu (21/1/2022), DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Sebanyak 115 warga Nahdliyin yang berasal perwakilan Pengurus dan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama Jawa Timur hadir memenuhi Tower Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabti (21/1/2023).

Mereka sedang mengikuti kegiatan presentasi untuk menentukan nominasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim Award 2022.

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Muhammad Koderi mengatakan PWNU Jatim Award 2022 ini melalui banyak tahapan dan penilaian. Penilaian akhir untuk menentukan pemenang, sengaja digelar di Unusa karena Unusa telah menunjukkan bahwa institusi ini bisa besar, berkembang, dan megah seperti para peserta lihat. Unusa merupakan Lembaga Pendidikan yang berlabel Nahdlatul Ulama (NU) yang luar biasa bagus dan megahnya.

Dikatakan Koderi,  dewan juri sedang menilai paparan presentasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) yang ada di wilayah Jawa Timur serta badan otonom (Banom) NU seperti Muslimat, Fatayat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), serta badan otonom lainnya.

“Mereka mempresentasikan program banom masing-masing, sembari melihat, bahwa Lembaga Pendidikan NU memiliki kampus yang megah dan maju, seperti Unusa ini,” ungkapnya saat memberikan sambutan penilaian PWNU Jatim Award 2022 di Auditorium Unusa Kampus B Jemursari, Sabtu (21/1/2023).

Pria yang juga sebagai Penasehat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim tersebut mengungkapkan, kegiatan PWNU Jatiim Award ini untuk menjadikan Lembaga dan Banom NU mempunyai kemandirian, baik dari sisi ekonomi, teknologi, pendidikan dan kesehatan.

Hal ini sangat penting, agar NU dapat menjadi garda terdepan kemaslahatan umat. Kemandirian yang nyata sudah diperlihatkan UNUSA, melalui bangunan yang megah, system tata Kelola yang baik, dan ini dapat dicontoh bagi seluruh unsur Lembaga dan Banom NU di Jawa Timur.

“Unusa merupakan kampusnya NU, karena hal ini terlihat dari keseriusan Unusa dalam sumbangsihnya untuk memajukan Nahdlatul Ulama. Bentuk kemandirian Nahdlatul Ulama telah ditunjukkan Unusa. Seperti saat ini, bentuk sumbangsih Unusa sangat telihat, yakni prosedur peminjaman tempat tidak ribet dan semuanya dipermudah,” ungkapnya.

Koderi menambahkan, kegiatan PWNU Jatim Award 2022 ini sebagai bentuk pelipatgandaan amal jariyah yang sudah dilakukan oleh Lembaga dan Banom NU di Jawa Timur. Para peserta yang nantinya dinobatkan sebagai nominator, akan menjadi suatu amal jariyah, karena program-programnya dapat diterapkan di pengurus dan banom NU di daerah lainnya.

“Tujuan kegiatan ini, yakni kita sedang mencari modeling untuk menjadi percontohkan bagi pengurus dan banom NU, serta akan menjadi amal jariyah bagi para modeling tersebut. Seperti halnya Unusa, dapat dijadikan percontohan Lembaga Pendidikan NU di Jawa Timur. Karena Unusa layak dijadikan percontohan bagi Lembaga Pendidikan di Jawa Timur,” katanya.

Rektor Unusa, Prof Achmad Jazidie mengaku senang Unusa bisa dijadikan tempat untuk penilaian finalis PWNU Jatim Award 2022. Ini menjadi kebanggan bagi sivitas akademika Unusa,” kata Prof Jazidie.

Jazidie mengungkapkan, setiap tahunnya Unusa mendukung penuh acara PWNU Jatim Award. Di mana Unusa menyediakan ruang Kafe Fastron dan Auditorium sebagai lokasi presentasi serta pembacaan nominasi PWNU Jatim Award 2022.

“Ini merupakan bentuk dukungan secara nyata sebagai salah satu perguruan tinggi milik Nahdlatul Ulama,” pungkasnya. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry