PARIPURNA : Walikota MAdiun, Maidi mengikuti rapat paripurna menjawab pemandangan umum sejumlah fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun. (duta.co/aribowo)

MADIUN | duta.co -Walikota Madiun menyatakan, Meski Silpa tahun 2018 lalu cukup tinggi,  Secara struktur APBD Kota Madiun sudah sesuai dengan ketentuan regulasi, berkaitan dengan belanja langsung (BL) dan belanja tidak langsung (BTL) APBD Kota Madiun juga sudah cukup baik.

Hal ini dapat diketahui komposisi belanja tidak langsung di bawah 50%, hal ini menunjukkan bahwa belanja langsung yang merupakan belanja publik lebih besar dari belanja tidak langsung.

“SiLPAnya jelas. Dengan adanya SiLPA itu kita juga ada saham, devidennya juga tinggi. Jadi nantinya kan akan kembali ke masyarakat Kota Madiun,” ungkap Maidi pada rapat paripurna menjawab pemandangan umum sejumlah fraksi-fraksi DPRD, Jum’at (21/6/219).

Maidi menyatakan, Berkaitan dengan performa APBD dalam rangka peningkatan serapan anggaran yang lebih optimal, maka tingkat serapan anggaran masing-masing perangkat daerah menjadi salah satu kriteria pembayaran tambahan penghasilan pegawai berdasarkan prestasi kerja.

“Saya selaku Walikota Madiun telah menyampaikan rancangan RPJMD kepada Dewan yang terhormat dan akan mulai saya jalankan secara efektif pada tahun 2020. Strategi dan arah kebijakan telah saya jabarkan dalam Panca Karya.”pungkasnya.

Lebih lanjut Maidi mengatakan, Prosentase realiasi belanja tahun anggaran 2018 sebesar 80,64% apabila dibandingkan dengan prosentase realisasi belanja tahun anggaran 2017 sebesar 76,61% atau meningkat sebesar 4,03% pada tahun 2018.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Madiun, Istono menyatakan, jawaban yang telah disampaikan walikota merupakan komitmen awal kepala daerah terpilih diawal masa jabatan. Termasuk juga upaya pemkot meminimalisasikan SiLPA serta formula yang digunakan pemkot untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bahwa komitmen yang dibangun walikota diawal periode ini sudah cukup baik. Mudah-mudahan tidak ada yang berubah. Termasuk bagaimana sikap dalam rangka meminimalis SiLPA yang menumpuk, bagaimana memotivasi OPD, bagaimana upaya meningkatkan PAD. Dan komitmen itu sudah disampaikan oleh kepala daerah,” kata Istono.(bow)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry