PERSIK : Coach Joko ‘Getuk’ Susilo (Nanang .P Basuki/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Jelang digelarnya laga ketiga dimana Persik Kediri akan menjamu Persiraja Banda Aceh pada Sabtu besok di Stadion Brawijaya, aturan baru dikeluarkan Manajemen Persik Kediri dengan mengacu aturan dikeluarkan PT. Liga Indonesia Baru (LIB). Coach Joko Susilo pun awalnya tidak tahu, namun setelah membaca berita selanjutnya bisa memaklumi meski menurutnya keberadaan media sangat membantu anak asuhnya baik saat berlatih maupun bertanding.

Polemik latihan tertutup, pihak manajemen akhirnya memberikan penjelasan resmi melalui siaran pers. “Official training itu sudah ada aturannya, memang tertutup bagi media dan siapapun yang tidak berkepentingan, contohnya Youtuber. Kalau media mau meliput latihan, bisa 15 menit di awal latihan, nanti menit ke 16 harus keluar. Bisa meliput lagi untuk meminta statement pada pelatih setelah latihan,” kata Sekretaris Umum Persik Kediri Arief Priyono.

“Jadi kalau ada statement dari pelatih lain itu bentuk kezaliman pada media, silahkan baca aturan dari LIB. Kalau dibilang menghambat rejeki itu juga statement yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya. Arief meminta untuk tim lain tidak perlu menyindir atau membuat statement yang tidak seharusnya.

“Kalau mereka membuat latihan terbuka, kami menghormati itu. Monggo silahkan. Tapi kalau ada klub yang mau mengikuti aturan ya jangan dibilang menghambat rejeki, apalagi dibilang menzalimi media” kata Arief Priyono. “Mencari rejeki itu kan tidak harus melanggar aturan, toh sudah ada kesempatan di awal latihan untuk meliput. Ya kita sama-sama hormati. Kalau media mau liputan tinggal datang tepat waktu,” tutup Arief.

Penjelasan di atas sebenarnya bisa dimaklumi sejumlah media menginggat kini viralnya video terkait Persik Kediri. Bahkan, dalam beberapa sesi cuplikan video ini kemudian digabungkan dan melalui akun pribadi selanjutkan diunggah pada youtube. “Iya kalau yang melakukan asli Persikmania, lalu bila ada oknum wartawan yang juga jadi youtuber, apa sanksi yang akan diberikan? Makanya diberi batasan tersebut,” terang Arief Priyono saat ditemui di Sekretariat Persik Kediri, Jumat (13/03).

Coach Getuk pun awalnya kaget saat diberitahu jika latihan Persik kini ada pembatasan untuk peliputan. Namun mantan Pelatih Kepala Arema ini justru mempersilahkan awak media untuk datang ke rumahnya. “Mas, ajak teman – teman media datang ke rumah. Kita wawancara sambil diskusi nanti suguhannya kopi. Saya maupun tim ini membutuhkan media, namun bukan saya yang meminta latihan ini tertutup,” ungkapnya. (nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry