SURABAYA | duta.co – 800 dari 1.045 peserta tes dinyatakan lolos seleksi dalam Sidang Panitia Penentuan Akhir Pusat Calon Tamtama TNI AL tahun 2019 yang dipimpin Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers Kasal), Laksda TNI I Nyoman Mandra, M Sc dan diumumkan di Lapangan Usman Harun, Mako Lanal Malang, Lantamal V, Koarmada ll, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Kepala Lembaga Penyedia Tenaga Angkatan Laut (Kalapetal), Kolonel Laut (S) Gatot Hariyanto, 800 calon prajurit tamtama TNI AL gelombang l dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, sebelumnya telah mengikuti tahapan panjang seleksi daerah sampai pusat dengan lolos materi test kesehatan, kesamaptaan jasmani, pemeriksaan administrasi, keswa, psikologi, mental idiologi, serta ditutup sidang Pantukhirpus.

Lapetal sebagia Panitia Pusat, lanjut Gatot, menyerahkan 800 peserta yang dinyatakan lolos ini kepada Pusat Latihan Pendidikan Dasar Kemiliteran (Puslatsiksarmil) Kodiklatal untuk menjalani pendidikan dasar keprajuritan.

Kalapetal berpesan, kepada yang lulus dan mengikuti pendidikan dasar kemiliteran agar tetap menjaga kesehatan, kekompakan dan kebersamaan, karena pendidikan yang akan dilalui para siswa sangatlah berat.

“Pendidikan dasar keprajuritan sangat berat. Perlu kesiapan kesehatan, fisik yang prima dan mental baja. Usahakan berangkat pendidikan lengkap, dan lulus pendidikan juga lengkap 800 orang,” harap Kalapetal, Kolonel Laut (S) Gatot Hariyanto.

Sedangkan bagi 245 orang yang tidak lulus dalam seleksi tingkat pusat, Gatot berpesan untuk tidak berkecil hati.

“Masih ada kesempatan untuk periode berikutnya dan medan pengabdian dibidang lainnya, serta ini nanti akan dikembalikan kepada keluarganya di daerah asal calon masing masing,” imbuh Kalapetal.

Usai pelakasanaan administrasi, kemudian dilanjutkan dengan Upacara Penyerahan Calon Tamtama yang dilaksanakan di Lapangan Usman Harun Lanal Malang dari Kalapetal kepada Danpuslatdiksarmil, Kolonel Marinir Dwi Laksana Putra. (nzm/and)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.