Caption foto : Danlanud Muljono Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo S.Sos., M.A.P dalam sidang Pantukhirda Tamtama AU di Lanud Muljono, Senin (14/8/26). (FT/LOETFI).

SIDOARJO I duta.co – Proses seleksi penerimaan prajurit TNI Angkatan Udara kembali memasuki tahapan akhir di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Muljono. Sidang Pantukhir Daerah (Pantukhirda) Calon Siswa (Casis) Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AU Gelombang II Angkatan 93 Tahun 2026 digelar di Gedung Hercules Lanud Muljono, Senin (14/9/26).

Sidang Pantukhirda merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian seleksi penerimaan calon prajurit TNI AU di tingkat daerah. Dalam sidang tersebut, panitia melakukan penilaian akhir terhadap para casis dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang menjadi persyaratan untuk mengikuti pendidikan militer.

Danlanud Muljono Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo S.Sos., M.A.P Senin (14/9/26) menekankan agar seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, profesional, transparan, dan akuntabel. Penilaian terhadap setiap casis harus dilakukan secara cermat dan menyeluruh sehingga calon prajurit yang terpilih benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Seleksi penerimaan prajurit bukan sekadar mencari calon yang memenuhi persyaratan, tetapi menjaring putra terbaik bangsa yang memiliki karakter, mental tangguh, dan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Udara,” ujar Danlanud dalam penekanan pelaksanaan sidang.

Dalam proses seleksi tersebut, kemampuan fisik bukan menjadi satu-satunya pertimbangan. Para casis juga dinilai dari aspek kesehatan, administrasi, mental ideologi, kepribadian, serta kesiapan untuk mengikuti pendidikan dan pembentukan sebagai prajurit TNI AU.

Melalui tahapan Pantukhirda ini, diharapkan calon prajurit yang nantinya dinyatakan terpilih merupakan personel yang memiliki kualitas, integritas, disiplin, mental tangguh, serta kesiapan untuk menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.(loe)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry