SURABAYA | duta.co – PT Dusdusan Dotcom Indonesia (Dusdusan.com) platform dan komunitas reseller, gencar sosialisasikan peluang bisnis baru dalam bentuk seminar “Bisnis Tanpa Beban” di BG Junction Surabaya akhir pekan lalu.

Sasarannya yakni kaum perempuan dan ibu rumah tangga agar bisa mandiri dan punya penghasilan sendiri membantu ekonomi keluarga. Ini sejalan dengan program yang dilakukan awal 2018 oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini meluncurkan program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda 2018.

Program tersebut ditujukan untuk membuka kesempatan bagi keluarga yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan, khususnya dari ibu rumah tangga.

Pada program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda, Pemerintah Kota Surabaya tidak hanya memberikan pelatihan. Pelaku UMKM yang bergabung dalam program tersebut juga diberikan akses perizinan untuk menjalankan usahanya.

“Dusdusan.com mendukung upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam rangka mendongkrak perekonomian masyarakat Surabaya. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat berperan untuk meningkatkan pertumbuhan pelaku UMKM di Surabaya,” kata Co-Founder Dusdusan.com Christian Kustedi.

Christian Kustedi mengatakan langkah ini sebagai upaya agar dapat mempercepat penambahan reseller baru bagi perusahaan hingga 15-20 persen dari setiap kegiatan seminar yang dilakukan di sejumlah kota dalam skala besar ataupun kecil .

“Roadhsow ini tujuannya memperkenalkan bisnis baru dengan konsep tanpa beban. Maksudnya, reseller tak perlu stok barang atau rekrut orang karena berbasis komunitas. Potensi profit yang didapatkan pun bisa sekitar 20-70 persen,” terang Christian.

Christian Kustedi menambahkan sepanjang 2018, Dusdusan.com telah melakukan roadshow di 4 kota besar, dimana dalam seminggu bisa 3-4 kali seminar yang digelar di tempat-tempat yang berbeda.

Adanya roadshow yang digelar ini diharapkan mampu menggenjot reseller baru sebanyak 75 ribu reseller hingga akhir 2018 ini.

Sedangkan jumlah reseller Dusdusan.com per Oktober ini sudah mencapai 63 ribu lebih. “Di Surabaya sendiri sudah ada sekitar 3.000 reseller lebih. Nah, adanya seminar dan roadshow ini kami harapkan bisa meningkat sekaligus merefresh pengetahuan pasar berbasis digital. Target hingga 2020 memiliki 250 reseller di seluruh Indonesia,” terangnya.

Untuk memberikan peluang bisnis lebih luas lagi, Dusdusan.com juga berencana melakukan ekspansi kategori produknya awal tahun mendatang. Penambahan kategori produk ini berupa produk mainan anak-anak dan rumah tangga khusus garment. Namun, diperkirakan juga akan ada kosmetik hingga produk herbal.

“Ini juga sebagai nilai lebih kami dari kompetitor lainnya untuk bisa kompetitif di retail dengan konsep membership dan bisnis yang baru,” tambahnya.

Dia menambahkan, selama ini, produk di Dusdusan.com yang mendominasi masih dipegang oleh produk houseware (peralatan rumah tangga) sebesar 80 persen. Sementara pertumbuhan Dusdusan.com sendiri dinilai cukup positif dengan growth hampir 100 persen.

“Kami optimistis dengan kondisi itu reseller kami sampai tahun 2020 bisa bertambah mencapai 250 ribu reseller dan Februari nanti kami akan meluncurkan platfrom berbeda untuk menambah ekspansi bidang kita. Platform baru itu untuk distribusinya,” tutupnya. (imm)

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry