Prodi SI gelar Istic 2021 untuk mempersiapkan diri di tingkat nasional. DUTA/ist

SURABAYA | duta.co – Program Studi (Prodi) S1 Sistem Informasi (SI) Fakuktas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD) menggelar lomba information system and technology innovation competition (Istic) 2021. Ini dilakukan sebagai salah satu upaya menjaring mahasiswa SI Unusa yang berprestasi, Senin (22/11/2021).

Acara digelar secara offline di Ruang Cafe Fastron Tower Kampus B Unusa itu dikatakan Kepala Prodi S1 Sistem Informasi Unusa, Ima Kurniastuti sebagai upaya untuk menjaring mahasiswa SI yang memiliki bakat dan prestasi untuk diikutikan dalam lomba tingkat nasional seperti Gemnastic.

“Ada cukup banyak lomba di tingkat nasional, dan Istic merupakan proses seleksi di tingkat universitas, sekaligus upaya untuk merangsang mahasiswa memiliki kesiapan yang cukup saat mengikuti lomba ditingkat Nasional,” katanya.

Info Lebih Lengkap Buka Website Resmi Unusa

Dalam lomba kali ini disiapkan empat kategori masing-masing pemprograman, desain UI UX (desain beranda website), GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif) PKM, dan pengembangan perangkat lunak. Diikuti oleh 36 peserta terdiri berbagai angkatan.

Ima berharap melalui acara ini bisa menjaring mahasiswa SI yang memiliki prestasi baik di dunia pemprograman hingga keterampilan komputer lainnya. “Saya yakin prestasi mahasiswa Unusa cukup memumpuni, jadi lomba ini juga memacu mereka bisa lebih kreatif maupun inovatif,” ucapnya.

Sedangkan, Tri Deviasari Wulan M.T Panitia Pelaksana menjelaskan acara akan digelar selama dua hari, mulai Senin (22/11). “Hari ini kami gelar sebagai penjurian dan besok pengumuman pemenang. Pemenang akan dikirim dalam kompetisi komputer tingkat nasional,” ucapnya.

Devi menjelaskan dipilihnya empat kategori tersebut, lantaran keempat kategori ini kerap dilombakan tingkat nasional. “Selain itu, GFK PKM ini menjadi jalan mahasiswa bisa mempersiapkan lomba PKM yang digelar tiap tahun oleh Dirjen Dikti,” terangnya.

Dengan diikuti oleh semua mahasiswa SI dari semua angkatan, Devi berharap ada banyak inovasi yang akan muncul. “Mereka harus menunjukkan kreativitas dan inovasi yang dapat digunakan oleh masyarakat luas,” terang Devi. ril/hms

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry