Ketua Umum P3GS, H Sujianto SH  bersama pengurus P3GS. (dok/duta.co)

SURABAYA | duta.co  -Pandemi yang berdampak besar bagi omset penjualan pedagang dan tantangan pasar digital menjadi salah satu alasan Perkumpulan Pedagang Pusat Grosir Surabaya (P3GS) Hari ini, Kamis (21/1), Kantor Sekretariat P3GS diresmikan. Dari 1.450 pedagang, sebanyak 50 persen sudah tergabung menjadi anggota.

“Dari 1450, lima puluh persen sudah tergabung menjadi anggota. Insya Allah, jumlah anggota akan terus bertambah,” kata Ketua Umum (Ketum) P3GS, H Sujianto SH disela peresmian.

Fokus paguyuban ini, lanjut H Suyanto, bukan hanya sebagai wadah mempersatukan antar pedagang, organisasi ini juga bertujuan meningkatkan perekonomian pedagang dengan berbagai tantangan yang ada saat ini. “Membawa pedagang tradisional menuju era digital,” ucapnya.

H Sujianto menjelaskan, maksud menuju era digital adalah meningkatkan perekonomian pedagang, yakni mendorong mereka untuk memasarkan produk secara online.

“Pandemi mengakibatkan omzet  pedagang menurun drastis. Untuk kembali menggairahkan pendapatan pedagang di sini, paguyuban tidak hanya mendorong penjualan secara off line, tapi juga on line dengan menggandeng stake holder. Untuk online kami telah membuat website khusus pedagang PGS,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris P3GS, Nicky.,SH., MH., berharap perkumpulan ini bisa menjadi wadah silaturahmi antar pedagang sekaligus meningkatkan omzet pedagang yang turun akibat pandemi.

“Seperti yang dikatakan Ketua P3GS, mendongkrak penjualan secara online. Yakni membawa pedagang tradisional menuju era digital,” ucapnya.

P3GS merupakan organisasi yang telah mengantongi ijin dari Kemenhumham RI Nomor AHU-0010299.AH.01.07.Tahun 2020 Tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Pedagang Pusat Grosir Surabaya.

Hadir dalam peresmian kantor Sekretariat P3GS di antaranya Dewan Direksi PT Jasa Mitra Propertindo, Dewan Direksi PT Persada Alam Nusantara, perwakilan Polsek Bubutan, Danramil 0830/04 bubutan., Wakil lembaga keuangan B R I cabang pahlawan surabaya dan stake holder serta para pedagang setempat. Imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry