INDUSTRI FASHION : Sejumlah model memeragakan busana karya desainer peserta Surabaya Fashion Week 2019 di sela soft launching  Surabaya Fashion Week 2019 di Grand City City Surabaya, Sabtu (12/10). DUTA/RIDHO

SURABAYA | duta.co – Surabaya Fashion Week (SFW) 2019 kembali digelar pada 16 hingga 20 Oktober 2019 di Grand City Convex Surabaya. Di ajang ini, akan diikuti banyak pelaku industri fesyen di Surabaya untuk menggairahkan kembali bisnis ini.

Gelaran dalam rangka ulang tahun kesembilan Grand City Surabaya ini akan mengambil tema tropical hype. Hal itu terinspirasi dari keindahan taman-taman di Surabaya.

“Surabaya ini sangat bersih, indah dengan taman-taman kotanya. Kita ingin industri fesyen mengangkat itu sebagai sebuah bentuk dukungan atas keindahan kota itu,” ujar B Arif Santoso selaku Founder and Director Next Managements, penyelenggara acara ini, Sabtu (12/10).

Even ini kata Bambang bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Ini dilakukan sebagai sebuah upaya selain menghidupkan dan mengembangkan industri fesyen sekaligus sebagai wadah bagi para pelaku fesyen untuk berkarya.

“Palaku mulai desainer, model, sekolah fashion design perlu wadah untuk menampilkan karya mereka. Tanpa adanya wadah, maka pelaku tidak bisa memperkenalkan produknya. Mereka bisa berkarya tanpa bisa mempromosikannya,” jelasnya.

Di ajang ini, nantinya akan ada beberapa kegiatan. Dikatakan Bambang, akan ada launching Batik Dolly, yang merupakan binaan Pemkot Surabaya. Juga akan digelar acara membantik dengan panjang kain 20 meter. Semua warga yang hadir bisa ikut membatik di atas kain tersebut.

Even kali ini akan sangat mewah dan berkelas karena untuk pertama kalinya, ajang ini dilengkapi dengan LED Runway and the biggest LED Tower. “Ini belum pernah ada sebelumnya. Karenanya harus dimanfaatkan dengan baik,” tukas Bambang.

Ajang ini akan diikuti banyak pelaku industri fesyen di Surabaya dan sekitarnya. Bahkan ada dari luar Surabaya dan mancanegara. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry