JAKARTA | duta.co – Keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini dikenal tidak memiliki bisnis dalam skala besar. Usaha anak-anak Jokowi dikabarkan hanya bisnis kecil-kecilan dan tidak memanfaatkan kekuasaan ayahnya.
Namun tiba-tiba ada pihak yang menyajikan fakta lain. Keluarga Jokowi ternyata disebutkan memiliki perusahaan yang bergerak di banyak bidang. Perusahaan itu, tercatat dalam Dokumen Tentang Kepemilikan Perusahaan di Departemen Hukum dan HAM dengan nama PT Rakabu Sejahtera.
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka disebut pernah tercatat sebagai pemegang saham dan komisaris perusahaan tersebut. Namun saat ini, posisi Gibran digantikan oleh adiknya, Kaesang Pengarep.
Hal itu diungkap dalam film dokumenter berjudul ‘Sexy Killers’ yang viral di YouTube. Film itu mengangkat isu lingkungan dan diunggah oleh channel YouTube ‘Watchdoc Image’, Sabtu (13/4) lalu. Hingga Rabu 17 April 2019 dini hari ini WIB, film tersebut sudah ditonton 9 juta lebih.
Film tersebut menyoroti dampak buruk pertambangan batu bara terhadap lingkungan, kehidupan dan masyarakat yang ada di sekitar lokasi pertambangan. Tak hanya itu, film ini juga mengungkap para ‘pemain’ dalam perusahaan tambang batu bara tersebut. Salah satunya adalah keluarga Jokowi.
Disebutkan, PT Rakabu Sejahtera pada prinsipnya bergerak di bidang mebel dan furniture. Namun ternyata, saham perusahaan itu juga dimiliki oleh PT Toba Sejahtera milik Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, yang salah satu anak perusahaannya bergerak di bidang tambang dan batu bara.
“Tapi apa kepentingan perusahaan induk PT Toba Sejahtera dengan perusahaan mebel asal Solo?” ujar narator dalam film tersebut.
Ternyata, dalam dokumen PT Rakabu Sejahtera disebutkan, perusahaan ini juga bergerak di berbagai bidang meliputi pembangunan atau konstruksi, pembebasan lahan, real estate, properti, pengerjaan beton, instalasi mesin, jaringan telekomunikasi, multimedia, reklame dan periklanan, bahkan pengembangan wilayah transmigrasi.
“Mebel dan furniture, hanyalah salah satu dari bidang usaha terkait kehutanan. PT Rakabu Sejahtera juga bergerak di bidang pengolahan kayu, pengangkutan hingga industri kebutuhan rumah tangga, yang semua terkait produk turunan kelapa sawit atau kayu,” imbuhnya.
Perusahaan milik keluarga Jokowi itu didirikan pada tahun 2009. Modal awal yang diperlukan untuk mendirikan perusahaan itu cukup besar, mengingat banyaknya cakupan usaha, yaitu sebesar Rp 31 miliar.
Watchdoc sendiri adalah rumah produksi audio visual yang berdiri sejak 2009. Sejumlah karya video dokumenter, komersial dan nonkomersial telah berhasil diproduksi, dan meraih sejumlah penghargaan. Film karya perusahaan ini juga dipuji sebab mengedepankan objektivitas dari tema yang diangkat ke layar sinema. (rmol/wis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.