BANGKALAN | duta.co – Para tokoh Madura hari ini (Jumat, 3/9) berkumpul dalam sebuah rapat virtual. Mereka dengan tegas menolak Jalan Tol Trans Madura dan mengusulkan segera ada reaktivasi transportasi kereta api.

Para tokoh yang ikut dalam rapat virtual itu antara lain Anggota DPRD Jatim Mathur Husyairi, Ketua PCNU Pamekasan RKH Taufiq Hasyim, Ketua PCNU Sumenep KH Pandji Taufiq, Cendekiawan Nasional asal Madura Gus Islah Bahrawi.

Hadir juga Sekretaris AUMA KH Fudholi M Ruham, Aktivis NU Jatim asal Madura Gus Arifin A Hamid, Jurnalis Senior asal Madura Mahrus Ali. Ketua JKSN Bangkalan H Subhan Effendi. KH Dardiri Zubairi Pengasuh Ponpes Nasy’atul Muta’allimin Gapura Timur Sumenep. KH Qusyairi Zaini Pengasuh Ponpes Sabilul Huda Gaddu Barat Sumenep dan beberapa tokoh lainnya.

Aktivis NU Jatim Gus Arifin A Hamid menyampaikan bahwa para tokoh menilai jalan tol Trans Madura lebih banyak mudlhorat ketimbang manfaatnya. Oleh karena itu ia lebih mendukung segera reaktivisasi kereta api Madura.

“Kami menilai jalan tol Trans Madura lebih banyak mudlhorat ketimbang manfaatnya, oleh karena itu pilihan yang tepat dan lebih banyak manfaatnya untuk rakyat kecil adalah segera dibangkitkannya kembali transportasi kereta api Madura dari kubur-nya,” katanya.

“Tentu saja jalan raya utama Kamal-Sumenep yang sudah ada harus bagus, lebar dan juga bangun jembatan layang di pasar Blega dan pasar Tanah Merah. Dulu pernah ada dan berjaya, sekarang waktunya segera bangkiti. Kereta api adalah masa depan Madura dan Madura masa depan,” ucap ketua Koperasi NU Jatim.

Aktifkan Kereta Api

Sementara itu, Firman Syah Ali, penulis cuitan viral Mati Corona Ala Madura, alias Cak Firman, menyatakan gagasan percepatan reaktivasi kereta api Madura itu sangat urgen.

“Jauh sebelum rapat virtual hari ini, saya dengar banyak tokoh Madura yang teriak agar kereta api segera aktif kembali,” tegas Cak Firman.

Usulan ini juga muncul dari Achmad Iskandar Wakil Ketua DPRD Jatim. Kiai Pandji Taufiq Ketua PCNU Sumenep. Gus Islah Bahrawi cendekiawan nasional asal Madura dan banyak lagi lainnya.

“Soal rencana jalan tol banyak yang tidak mendukung. Saya dengar Ketua Banggar DPR RI asal Madura, H Said Abdullah juga tidak dukung rencana tol tersebut. Sebetulnya pemerintah sudah lama merencanakan reaktivasi Kereta Api, tapi kok tidak segera wujud? Ada baiknya para tokoh Madura berkirim surat lagi ke Presiden. Dan juga ke KH Said Aqil Siradj sebagai Komisaris PT KAI, juga pejabat terkait lainnya. Itu masukan dari saya” pungkas Bendahara Umum PW IKA PMII Jatim ini. (*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry