Ramen, sajian makanan khas Jepang mendapat tempat, termasuk di kalangan anak muda dan keluarga. (imam/duta.co)

SURABAYA | duta.co – Banyak ramen hadir di Kota Surabaya.  Sajian khas Jepang itu juga terus mendapat tempat, termasuk di kalangan anak muda dan keluarga. Melihat karakter konsumen yang beragam, Haraku Ramen kini membuka outlet keduanya di Royal Plaza Surabaya, setelah sebelumnya hadir di Tunjungan Plaza.

Jika outlet di Tunjungan Plaza menggunakan konsep pemesanan di konter yang lebih praktis, gerai di Royal Plaza hadir dengan konsep table service. Pengunjung bisa memilih tempat duduk terlebih dahulu, kemudian memesan dari meja.

Konsep tersebut dinilai lebih sesuai dengan karakter pengunjung Royal Plaza yang banyak berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, keluarga, serta pekerja dengan waktu kerja yang beragam.

Asisten Manager Brand Marketing Haraku Ramen, Samuel Remiasa, mengatakan konsep restoran memang disesuaikan dengan karakter setiap lokasi.

“Kalau di area perkantoran, orang biasanya membutuhkan waktu yang cepat karena terbatas waktu makan siang. Sementara di Royal Plaza, banyak keluarga, anak sekolah dan mahasiswa yang ingin makan lebih nyaman sambil berbincang,” ujarnya.

Menurut dia, konsep table service juga memberikan keleluasaan bagi keluarga maupun kelompok teman. Pengunjung tidak harus berdiri di depan konter ketika menunggu anggota keluarga atau teman yang belum datang.

“Kalau bersama keluarga, terutama ada orang tua, tentu lebih nyaman bisa duduk dulu. Begitu juga kalau bersama teman, satu orang bisa duduk menunggu yang lainnya datang,” katanya.

Namun, daya tarik utama semangkuk ramen tentu bukan hanya soal tempat duduk. Ada kuah, mi, topping hingga perpaduan rasa yang menentukan pengalaman saat menyantapnya. Haraku Ramen mengandalkan kuah kaldu yang dimasak selama sekitar delapan jam menggunakan kolagen ayam. Proses panjang tersebut menghasilkan kuah dengan tekstur lebih kental, gurih dan kaya rasa.

Karakter kuah itu kemudian dipadukan dengan cita rasa yang lebih akrab dengan lidah masyarakat Indonesia, termasuk selera terhadap makanan pedas. Salah satu sajian yang diperkenalkan bersamaan dengan pembukaan outlet Royal Plaza adalah Creamy Bara Ramen. Menu ini mempertemukan kuah creamy berbasis kolagen ayam dengan rempah pedas dan mi pedas khusus.

Hasilnya adalah perpaduan rasa gurih, creamy dan pedas dalam satu mangkuk. Bagi pencinta ramen dengan sensasi pedas, karakter tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dibanding ramen dengan kuah pedas biasa. Creamy Bara Ramen hadir dalam tiga pilihan, yakni Spicy Nori Karaage Creamy Bara Ramen, Chicken Chashu Creamy Bara Ramen dan Beef Sukiyaki Creamy Bara Ramen.

Spicy Nori Karaage Creamy Bara Ramen menjadi salah satu sajian yang paling menonjol. Karaage khas Jepang dengan tekstur renyah dipadukan bumbu nori pedas, telur dan kuah creamy pedas. Ketika disantap bersama mi, tekstur renyah karaage bertemu dengan kuah yang lembut dan gurih. Sensasi pedasnya hadir setelah rasa creamy dan gurih terlebih dahulu memenuhi lidah.

Sementara Chicken Chashu Creamy Bara Ramen menawarkan pilihan dengan irisan ayam panggang khas Jepang. Adapun Beef Sukiyaki Creamy Bara Ramen menggunakan irisan daging sapi yang memberikan rasa lebih gurih dan kaya.

Bagi masyarakat Surabaya yang sudah terbiasa dengan makanan bercita rasa kuat, perpaduan gurih, creamy dan pedas tersebut menjadi salah satu pendekatan Haraku Ramen untuk membuat sajian Jepang terasa lebih akrab di lidah lokal.

Samuel mengatakan sambutan terhadap outlet pertama di Tunjungan Plaza menjadi salah satu pertimbangan pembukaan gerai kedua di Surabaya.

Ia menyebut outlet Tunjungan Plaza secara konsisten berada di antara tiga besar secara nasional dari sisi penjualan ramen. Kondisi itu menunjukkan tingginya penerimaan masyarakat Surabaya terhadap sajian yang ditawarkan.

“Kalau melihat data, Tunjungan Plaza selalu masuk tiga besar nasional. Jadi kami bisa mengatakan Haraku Ramen merupakan salah satu ramen yang cukup diminati masyarakat Surabaya,” katanya.

Pembukaan outlet Royal Plaza sekaligus menjadi bagian dari pengembangan jaringan Haraku Ramen di sejumlah kota. Setelah Surabaya, pengembangan gerai dengan konsep serupa juga diarahkan ke sejumlah kota yang karakter konsumennya lebih banyak berasal dari keluarga, pelajar dan mahasiswa.

Di tengah berkembangnya kuliner Jepang di Surabaya, kehadiran gerai baru tersebut menunjukkan bahwa ramen tidak lagi sekadar makanan yang dinikmati sesekali. Semangkuk ramen hangat kini menjadi pilihan makan yang bisa dinikmati dalam berbagai suasana, mulai dari makan bersama keluarga, bertemu teman, hingga sekadar menghabiskan waktu setelah beraktivitas.

Bagi arek Suroboyo, tantangannya sederhana: menemukan semangkuk ramen dengan rasa yang pas di lidah. Bukan hanya soal seberapa pedas, tetapi bagaimana gurihnya kuah, tekstur mi dan topping berpadu dalam satu sajian.(imm)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry