
JOMBANG | duta.co – Wartawan duta.co Jombang, Zaenal Abidin melaporkan, bahwa, rapat tertutup di Ndalem Kasepuhan, Tebuireng, Jombang sedang berlangsung. “Tidak tampak KH Miftachul Akhyar (Rais Aam PBNU) mau pun para wakilnya. Ini persis dengan yang viral dari surat Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar,” katanya kepada redaksi duta.co, Sabtu (6/12/25).
“Ada ada yang heran dengan surat Syuriyah (Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar red.) karena rapat pleno masih akan berlangsung tanggal 9–10 Desember mendatang, di Jakarta. Mungkin khawatir berubah karena sudah terjadwal, tetapi, sekarang masih tanggal 6 Desember, mestinya bisa menjadi bagian dari penyelesaian masalah,” tegas sumber duta.co.
Bahkan kalau menyimak suara-suara di grup WA nahdliyin, banyak yang menyoal mengapa sampai jajaran syuriyah tidak datang. Bukankah para sesepuh dan jajaran Mustasyar PBNU itu bagian penting dalam jam’iyah. “Kalau Mustasyar saja tidak dianggap kan repot,” demikian yang muncul dari grup WA nahdliyin Jombang.
Ketum PBNU Sudah Hadir
Dari obrolan ringan di Ndalem Kasepuhan, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menghadiri undangan silaturahmi di Pesantren Tebuireng. Jadwal Gus Yahya memang pukul 13.00-15.00 WIB. “Dia sudah hadir di lokasi. Gus Yahya (seperti berita yang ada) siap menghadap siapa saja untuk memberikan klarifikasi terhadap masalah yang terjadi ini,” kata sumber duta.co. (zed)





































