CERDAS CERMAT: Suasana Lomba Cerdas Cermat digelar di Aula Kejari Kabupaten Kediri (Nanang Priyo / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Ada yang menarik dalam Lomba Cerdas Cermat Tingkat SMP dan MTs terbuka untuk umum se-Kabupaten Kediri memperebutkan Piala Bergilir  dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kediri. Wajah histeris hingga menangis karena tim-nya tidak lolos mewarnai, dalam babak penyisihan pada hari pertama digelar di Aula Kejari pada, Senin (18/11).

Sejumlah peserta ataupun guru pendamping mengaku puas atas lomba yang digelar kali kedua ini oleh Korps Adhyaksa, sebagai bentuk penyuluhan dan memberikan wawasan terkait hukum. Diterangkan Kajari Rohmadi, .SH melalui Kasi Intel Ika Ayuningtyas Winarti, SH., selaku ketua panita. Bahwa kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi (HAK) se-Dunia tahun 2019 jatuh pada 9 Desember 2019.

“Terdapat empat sesi dalam setiap lomba diikuti masing-masing 4 peserta setingkat SMP dan MTs. Dimana melibatkan tiga juri, dari Kejaksaan, Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Terdapat 64 peserta yang harapannya mampu menggenal Tindak Pidana Korupsi. Selain pencegahan, diharapkan bisa mendekatkan pelajar dengan jaksa. Makanya tadi disebutkan jaksa adalah sahabat siswa,” ungkap Kasi Intel.

Peserta Lolos Histeris

CERDAS CERMAT: Pemenang sesi empat dari SMP AL Fath Pare terlihat histeris bahagia (Nanang Priyo / duta.co)

Setelah babak penyisihan kemudian dilanjutkan semifinal, maka sesuai rencana terang Ika Ayuningtyas Winarti, partai puncak akan digelar pada 9 Desember nanti. “Selain babak final digelar 5 Desember  dan dilanjutkan penyerahan piala bergilir pada 9 Desember, kami juga gelar sosialisasi dengan membagikan stiker dan poster kepada siswa. Kemudian ditutup dengan pemusnahan barang bukti,” imbuhnya.

Yang menjadikan beda, bahwa pada lomba cerdas cermat ini, disediakan Piala Bergilir.  “Jika tahun lalu pemenangnya dikirim ke tingkat Kejaksaan Tinggi atau propinsi, maka sesuai ide dari Pak Kajari disediakan Piala Bergilir dan akan berkelanjutan di tahun berikutnya,” ungkapnya

Kasi Intel : Jaksa Sahabat Siswa

CERDAS CERMAT: Kasi Intel Ika Ayuningtyas Winarti, SH., selaku ketua panita (Nanang Priyo / duta.co)

Dukungan penuh diberikan sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan. Hal ini disampaikan Sujud Winarko, plt. Kepala Diknas melalui Arif Fathoni selaku Kasi Kesiswaan Dasar.

“Dengan kegiatan ini, merupakan upaya mengasuh budi pekerti dan mendukung program penguatan pendidikan karakter sejak dini, karena ini merupakan hal luar biasa untuk anak didik,” ucap Arif Fathoni dalam sambutannya.

Apalagi, imbuh Kasi Kesiswaan Dasar, sekarang ini tantangan semakin luar biasa dan hebat. Sementara, anak-anak diharapkan bisa mengikuti dan mengerti karakter yang baik dan adil. “Saya salut kepada kalian yang terpilih menjadi peserta. Karena ke depan, kalian itulah yang nantinya akan memimpin Indonesia sekaligus mewarnai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Arif Fathoni dalam sambutan.

Program Penguatan Karakter

CERDAS CERMAT: Salah satu peserta tak kuasa menahan tangis karena tidak lolos penyisihan (Nanang Priyo / duta.co)

Dukungan serupa juga diberikan HA. Zuhri, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kediri melalui Pengawas Madrasah Mohammad Sholeh. Bagi peserta ini merupakan kesempatan harus dipergunakan sebaik mungkin.

“Semua siswa harus mampu mengikuti perkembangan, harus efisien waktu atau tidak membuang-buang waktu, dan yang terakhir adalah respon terhadap lingkungan. Tanpa itu semuanya adik-adik sulit untuk mencapai jenjang pendidikan lebih tinggi,” jelasnya. (bub/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry