Prosesi sertijab sekaligus penyerahan aset dari pengurus PW LTMNU Jatim lama ke pengurus LTMNU Jatim yang baru

Surabaya|duta.co- Pengurus PWNU Jatim memfasilitasi serah terima jabatan serta penyerahan aset dari Pengurus Wilayah Lembaga Takmir Masjid NU (PW LTMNU) Jatim yang lama ke pengurus PWLTMNU baru di kantor PWNU Jatim akhir pekan, kemarin.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Katib PWNU KH Sholeh Hayat SH, H Rasidi (Wakil Bendahara PWNU), sementara dari pengurus PWLTMNU periode 2013-2018 yang hadir antara lain Drs KH Fuad Anwar MSi (ketua), Ahmad Arizal (sekretaris), KH Jazuli Sholeh (wakil ketua). Sementara dari pengurus PW LTMNU periode 2018-2023 yang hadir antara lain Drs H Hizbul Wathon MM (ketua), Moh Farhan (sekretaris), Abu Amar (wakil ketua) dan Rudi (bendahara).
“ Kami pengurus PW LTMNU Jatim masa khidmat 2013-2018 telah menyerah 12 iventaris PWLTMNU kepada pengurus baru PWLTMNU Jatim masa khidmat 2018-2023. Ini adalah bentuk kecintaan kami terhadap NU khususnya dalam memakmurkan masjid NU di Jawa Timur, sehingga pengurus baru bisa menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan umat, dan oleh karena itu untuk memberikan contoh kepada pengurus NU di semua tingkatan dalam pengelolaan organisasi dan ketertiban berorganisasi,“ tegas Sekretaris PW LTMNU 2012-2018, Ahmad Arizal kepada Duta, Minggu (4/11).
Menurut Ahmad yang kini menjabat Ketua Barisan Kader Gus Dur (Barikade) Jatim ini, masih banyak tugas-tugas yang akan diemban oleh PW LTMNU Jatim yang baru, misalnya pendataan masjid NU secara masif di seluruh Jatim guna menghindari perebutan oleh yang segaja mau merubah faham Ahlusunnah Waljamaah (Aswaja), dan menajemen kemasjidan serta poliklinik masjid NU. Menurutnya, dalam mengurus masjid NU harus dikesampingkan kepentingan politik.
12 asset yang diserahterimakan ke pengurus baru antara lain; satu ini mobil Suzuki APV warna hitam, satu uni mobil Grand Max warna putih, seperangkat sound system, dua unit computer, satu unit laptop, satu unit printer. (mha)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.