BERSAMA : Danrem 082 CPYJ, Kol. (Kav) Gathut Setyo Utomo (tengah depan) bersama para Dandim (duta.co/Nanang Priyo)

KEDIRI| duta.co -Tongkat komando Kodim 0809 beralih seiring dengan dilantiknya Letkol (Kav) Dwi Agung Sutrisno, sebelumnya menjabat Kasipamops Denma Mabesad. Serah terima jabatan dipimpin langsung Danrem 082 CPYJ, Kol. (Kav) Gathut Setyo Utomo, Rabu (14/2), mengisi jabatan lowong selama 3 bulan setelah ditinggalkan Letkol (Arm) Joko Setyo Kurniawan, kini berdinas sebagai Pamen Kodam V Brawijaya.

Pernyataan tegas disampaikan Danrem, bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada anggota TNI yang terlibat dalam Pilkada Serentak digelar tahun ini. Sikap ini sebagai bentuk netralitas TNI seiring dengan reformasi di tubuh Angkatan Darat.

“Sejak awal masa reformasi TNi, harus netral termasuk meminjamkan seluruh fasilitas TNI. Untuk itu, kami selalu mewaspadai untuk meminjamkan fasiltas kepada salah satu paslon. Apabila ada oknum anggota terlibat, tidak akan kami berikan toleransi apapun kecuali tindakan tegas,” jelas Gathut Setyo Utomo, usai acara pengarahan di Aula Setyo Utomo Kodim 0809.

Saran khusus diberikan kepada pejabat Dandim baru, untuk segera berorientasi, adaptasi dan melakukan silahturahmi kepada tokoh masyarakat di Kediri. Namun, Danrem menyakini jika warga Kediri telah dewasa dalam berpikir khususnya terkait politik.

“Kediri ini warganya telah dewasa dalam berpolitik.Saya yakin, Insya Alloh tercipta aman dalam Pilkada Serentak. Adapun kepada Dandim baru, saya minta segera beradaptasi, orientasi dan silahturahmi kepada tokoh masyarakat. Tentunya, Dandim harus bersinergi dengan Polri dan Pemerintah daerah,” jelas Danrem 082 CPYJ. (nng)

 

Tinggalkan Balasan