BRUTAL: Penyerangan di Kantor Kemendgri, Rabu (11/10) lalu oleh masa Cabup kalah di Tolikara, Papua. (ist)

JAKARTA | duta.co – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya resmi menahan 11 tersangka kasus perusakan Kantor Kemendagri Gambir, Jakarta Pusat. Sedangkan lima orang lainnya berstatus saksi telah dipulangkan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, 11 orang ditahan mulai pukul 22.00 WIB, Kamis (12/10) malam. “Jadi terhitung tanggal 12 Oktober kita lakukan penahanan untuk 20 hari ke depan,” ujar Argo, Jumat (13/10).

Sedangkan lima saksi termasuk Wati Martha Kogoya selaku pimpinan massa telah dipulangkan. Ditambahkan, para tersangka tidak ada yang membawa senjata api pada saat kericuhan. “Barang bukti ada pot yang pecah, ada kaca, ada mobil yang kacanya juga pecah di sana,” katanya.

Kantor Kemendagri diserang oleh massa salah satu pasangan calon Bupati Tolikara, Papua, Rabo (11/10) sore. Mereka melakukan perusakan karena merasa tidak didengarkan oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Akibat kejadian ini, tiga orang mengalami luka. Selain itu, mobil milik staf khusus Mendagri, Dirjen Polpum, dan dua lainnya rusak akibat lemparan massa. Pot di depan Kantor Kemendagri juga berantakan. Selain itu kaca kantor pecah dan komputer rusak.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, massa sudah dia terima dua kali di Kantor Kemendagri. Mereka menyerang lantaran dirinya menolak mengabulkan permintaan terkait hasil Pilkada yang sudah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Tjahjo juga sudah menerima kelompok yang menang di Pilkada Tolikara. Dia meminta menjaga situasi agar kondisi Tolikara tidak semakin panas.

Sebelumnya, MK memutuskan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 18 distrik di Kabupaten Tolikara dalam sidang Senin (31/7/2017) lalu. Dalam amar putusannya, MK menyatakan permohonan pemohon (Jhon Tabo–Barnabas Weya) tidak dapat diterima.

MK juga menyatakan hasil perolehan suara PSU di 18 distrik adalah sah. PSU itu digelar pasca putusan MK Nomor 14/PHP.BUP-XV/2017. Ke-18 distrik itu adalah:  Bewani, Biuk, Bokondini, Bokoneri, Bogonuk, Kanggime, Kembu. Kemudian, Kuari, Geya, Bilubandu, Goyage, Gundagi, Lianogoma. Berikutnya, Nabunage, Nunggawi, Tagime, Umagi, dan Telenggeme

MK menetapkan hasil perolehan suara yang benar masing-masing calon dalam PSU di 18 distrik sebagai berikut. Paslon nomor urut 1, Usman G Wanimbo–Dinus Wanimbo meraih 73.205 suara. Paslon nomor urut 2 Amos Yikwa–Robeka Enembe meraih 1.439 suara. Paslon nomor urut 3 Jhon Tabo–Barnabas Weya meraih 25.260 suara. hud, net

 

Tinggalkan Balasan