DIGEREBEK: Aparat gabungan sedang memeriksa barang bukti sepasang kekasih sedang asyik nyabu dan digrebek aparat gabungan bersama warga setempat. (duta.co/yudi irawan)

SIDOARJO | duta.co -Sepasang kekasih Risky Sedayu (22) warga Dusun Bligo RT 06 RW 02 Desa Klurak Kec. Candi dan Suci Febriyanti (22) warga RT 01 RW 05 Dusun Sidodi Desa Sidomulyo Kec. Purwoasri Kabupaten Kediri, yang tinggal dirumah kos di Dusun Panji Desa Siwalanpanji Kec. Buduran, digerebek warga bersama aparat desa, TNI dan Polri saat diduga berpesta sabu-sabu.

Keduanya diamankan bersama barang bukti seperti pipet alat penghisab sabu-sabu yang habis dipakai atau dinikmati pasangan tersebut. Oleh aparat gabungan yang juga disaksikan kepala desa, keduanya langsung diamankan.

Informasi yang dihimpun Duta Masyarakat menyebutkan, penangkapan keduanya berawal dari kecurigaan warga atas aktifitas kedua pasangan yang mencurigakan. Oleh warga, keberadaan keduanya dilaporkan ke aparat desa dan keamanan.

Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas aparat TNI dan Polri yang melakukan sidak langsung menuju kost kedua  pasangan itu. Pintu kamar kos semula diketuk oleh Pelda Bagus Babinsa Siwapanpanji. Saat Suci membuka pintu, langsung kaget dan menutup kembali pintu kos secara rapat-rapat.

Aparat yang curiga langsung mendobrak pintu kamar keduanya hingga terbuka. Saat aparat masuk, Risky terlihat membuang sesuatu ke toilet lalu berusaha melarikan diri menerobos aparat yang berkerumun didalam di luar kos.

Namun upaya Risky melarikan itu gagal karena dibekuk oleh aparat, lalu kedua tangannya diikat. “Risky gagal melarikan diri dan ditangkap oleh Sertu Wariadi,” kata salah satu aparat yang ikut di TKP.

Dari penggeledahan yang dilakukan petugas gabungan itu, disaku Risky petugas menyita sejenis alat hisap bekas pakai. Risky dan Suci lansung digelendang oleh anggota Polsek Buduran dan digiring ke Mapolsek Buduran.

Warga setempat mengaku keberadaan keduanya sudah diintai sejak lama. Keduanya diduga kerap pesta sabu-sabu. Namun warga tidak berani bertindak dan melaporkan kecurigaannya ke aparat TNI dan Polri. “Ternyata kecurigaan warga selama ini benar, dua muda-mudi itu diduga sedang pesta narkoba,” ujar sumber anggota Kodim.

Hingga kini, terduga pelaku pesta sabu-sabu itu menjadi terperiksa aparat kepolisian di Mapolsek Buduran. (yud)

 

Tinggalkan Balasan