SURABAYA | duta.co – Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan telah dirasakan manfaatnya oleh berbagai kalangan masyarakat, salah satunya adalah Ervina Martha Dwi Lestari (25), warga Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.

Ervina merupakan seorang ibu rumah tangga sekaligus peserta JKN dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Ia merasakan manfaat nyata dari program mulia ini setelah menghadapi masalah sakit giginya.

“Beberapa bulan lalu saya pernah merasakan sakit gigi selama hampir satu minggu, dan setiap hari rasa sakitnya semakin parah. Akhirnya, saya pergi ke Puskesmas Bangkingan untuk melakukan pemeriksaan. Kemudian dari hasil pemeriksaan, dokter gigi menemukan lubang pada salah satu gigi geraham bawah yang memerlukan perawatan saluran akar,” ujar Ervina di Surabaya, Rabu (22/10/2025).

Setelah menjalani prosedur perawatan saluran akar, Ervina bersyukur karena kini sudah tidak mengalami rasa sakit yang dapat mengganggu aktivitasnya. Ia juga merasa tenang sudah terdaftar dalam Program JKN, sehingga tidak perlu khawatir dengan biaya perawatan.

“Pengalaman berobat saya menjadi jauh lebih baik berkat keberadaan Program JKN. Saya tidak hanya merasa nyaman dengan pelayanan yang diberikan, tetapi juga sangat menghargai bagaimana para tenaga medis di Puskesmas Bangkingan memberikan pelayanan yang berkualitas dan sesuai dengan janji layanan JKN,” ungkap Ervina.

Ervina juga menjelaskan bahwa dokter gigi memberikan edukasi mengenai cara merawat gigi dan mulut yang benar, serta pentingnya melakukan pemeriksaan rutin. Setelah mengetahui informasi tersebut, Ervina bertekad untuk merawat gigi anak semata wayangnya yang bernama Haidar, agar tidak mengalami rasa sakit yang serupa seperti dirinya jika nanti Haidar telah dewasa.

“Sejak sembuh dari sakit gigi, saya jadi lebih waspada terhadap kesehatan gigi anak. Saya rutin membawa Haidar untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter gigi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) setiap enam bulan sekali,” kata Ervina.

Selanjutnya Ervina mengaku berdasarkan informasi yang telah ia dapatkan, dokter menyatakan bahwa menjaga kesehatan gigi anak sejak dini sangat penting untuk dilakukan, terutama ketika mereka baru mengalami pertumbuhan gigi. Tak hanya itu, prosedur menggosok gigi pun harus baik dan benar, dimulai dari gerakan horizontal, vertikal, hingga berputar-putar yang dapat dilakukan secara merata.

“Selain mengonsumsi makanan dan minuman manis, masalah gigi berlubang ternyata bisa terjadi karena cara menggosok gigi yang salah. Hal ini menyebabkan kebersihan gigi tidak maksimal. Lalu ketika menggosok gigi juga harus menggunakan sikat gigi yang memiliki bulu lembut, dan pasta gigi yang mengandung fluoride dengan volume pemakaian sebesar satu biji kacang,” tambah Ervina.

Kesehatan gigi pada anak bukan hanya sekadar memperbaiki penampilan, tetapi dapat membantu anak untuk tumbuh dengan percaya diri, makan lebih nyaman, dan tersenyum dengan lebar. Program JKN telah memberikan akses yang sangat penting untuk perawatan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat.

“Terima kasih Program JKN dan BPJS Kesehatan, karena dengan adanya program ini semua proses pengobatan menjadi lebih mudah dan aman. Kini saya tidak lagi khawatir mengenai kesehatan gigi si kecil sampai ia dewasa kelak. Jika kami menjadi pasien umum, tentu harus mengeluarkan biaya pengobatan dan perawatan yang mahal,” tutup Ervina.

Ervina berharap agar Program JKN dapat terus memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan Program JKN guna mendapatkan perawatan yang layak dan berkualitas. ril/lis

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry