
SIDOARJO | duta.co — Senyum haru tampak dari wajah warga penyandang disabilitas beserta keluarga di Kecamatan Gedangan saat menerima bantuan kursi roda dan sembako dari Bupati Sidoarjo. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat kurang mampu.
Penyerahan bantuan dilakukan setelah Bupati meninjau kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Waru.
Bantuan kursi roda diberikan kepada Bapak Sumardi (70), warga Desa Keboan Anom, serta Ibu Linda Julaikha, warga Desa Punggul. Bantuan ini diharapkan dapat membantu aktivitas harian penerima manfaat agar tetap mandiri dan produktif di tengah keterbatasan fisik.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., mengatakan bahwa kunjungannya ke rumah Bapak Sumardi merupakan bentuk perhatian langsung Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap warga yang membutuhkan dukungan sosial.
“Kedatangan kami ke rumah Bapak Sumardi sekaligus menyerahkan bantuan kursi roda. Sebenarnya pemerintah juga menyiapkan bantuan kaki palsu, namun beliau masih belum terbiasa sehingga belum berkenan menggunakannya,” ujar Subandi.

Ia berharap, dengan dukungan pemerintah daerah, Bapak Sumardi tetap dapat beraktivitas secara sehat, mandiri, dan tidak selalu bergantung pada orang lain.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Mharta Wara Kusuma, S.Sos., didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Diana Ambarukmi, S.H., M.H., M.AP., menyampaikan bahwa kehadiran langsung di lokasi bersama Bupati dan Wakil Ketua DPRD merupakan langkah penting untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran sesuai kondisi riil di lapangan.
Pemberian bantuan kursi roda ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan perlindungan sosial kepada penyandang disabilitas agar memiliki akses mobilitas yang lebih baik.
“Dinas Sosial terus melakukan pendataan serta verifikasi lapangan bersama pemerintah desa dan kecamatan guna memastikan program bantuan sosial berjalan efektif dan berkelanjutan,” terangnya.
Terpisah, Camat Gedangan, Asmara Hadi, S.STP., M.AP., mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang hadir langsung membantu warganya. Ia menyebut bantuan kursi roda diberikan kepada dua warga difabel di Desa Keboan Anom dan Desa Punggul yang membutuhkan dukungan mobilitas.
“Bantuan ini diharapkan mempermudah aktivitas mereka sehingga tetap bisa bersosialisasi dengan masyarakat, bahkan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, khusus Bapak Sumardi yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua RT aktif di Desa Keboan Anom, pemerintah juga merencanakan tambahan bantuan kaki palsu sesuai arahan Bupati Sidoarjo agar dapat bergerak lebih leluasa.

Sementara itu, Kepala Desa Keboan Anom, Sutiyono, S.Pd., mengatakan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sangat membantu masyarakat, khususnya warga difabel dan kurang mampu. Pemerintah desa selama ini aktif melakukan pendataan warga yang membutuhkan bantuan untuk diajukan kepada Dinas Sosial sebelum dilakukan verifikasi lapangan.
“Kehadiran Bupati bersama Dinas Sosial membuat masyarakat merasa diperhatikan. Kami berharap program bantuan sosial seperti ini terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga,” ujarnya.
Perwakilan keluarga penerima manfaat, Pasha (18), cucu Bapak Sumardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Sidoarjo, Kepala Dinas Sosial, Camat Gedangan, serta pemerintah desa, khususnya kepala desa, atas bantuan kursi roda yang diberikan.
Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu, karena sebelumnya kakeknya beraktivitas menggunakan papan roda empat buatan sendiri. Ia pun berharap program bantuan sosial dapat terus berlanjut bagi masyarakat kurang mampu. (loe)






































