BOJONEGORO | duta.co – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro resmi dikukuhkan pada Minggu (14/11/2021) di aula MTs. Salafiyah Syafi’iyah Sukosewu.

Acara yang berlangsung dengan menerapkan protokal kesehatan tersebut dimulai pukul 10:00 Wib dengan dihadiri oleh ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), kader Muslimat dan Fatayat Sukosewu, serta Forkopimca Sukosewu.

Ketu Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Bojonegoro, Umi Zulaikah, berpesan kepada pimpinan dan seluruh anggota Muslimat NU Kabupaten Bojonegoro yang baru saja dilantik untuk terus melanjutkan perjuangan NU dengan berpijak pada nilai dan semangat paham Ahlussunnah Wal Jamaah Rahmatan Lil Alamin, sehingga kita dapat hidup rukun aman dan damai. Bersatu mewujudkan Kab. Bojonegoro yang sejahtera.

“Perjuangan ini memang berat, karena banyak yang harus dikorbankan demi kemaslahatan ummat,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk mendukung program pemerintah dalam memerangi virus covid-19, apabila ada kegiatan vaksin diharapkan kader Muslimat harus berada didepan untuk memberi contoh kepada masyarakat luas bahwa betapa pentingnya melakukan vaksin.

“Kita harus menjadi garda terdepan dalam mendukung pemerintah memberantas virus covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu ketua PAC Muslimat terpilih, Nunung Nurhayati menuturkan, sempat tertunda 1 tahun lebih karena pandemi covid, pelantikan akhirnya dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2021.

“Sengaja kami memilih bulan ini karena bertepatan dengan peringatan maulid Nabi, sebagai bentuk rasa hormat kami kepada Nabi Muhammad,” ucapnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada PC Muslimat NU Bojonegoro yang saat ini telah memiliki kantor yang tanahnya dapat dibeli dari hasil gotong royong seluruh kader Muslimat Bojonegoro.

“Luar biasa sekali kekompakan kader Muslimat Bojonegoro yang dalam waktu singkat dapat mengumpulkan uang sekitar 600 jutaan untuk membeli tanah guna dibangun kantor PC,” pungkasnya.

Perlu diketahui, sebelum prosesi pelantikan terlebih dahulu para tamu undangan melaksanakan mahalul qiyam sebagai bentuk hormat dan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. (abr)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry