BANTENG : Suasana pengembalian formulir Wabup Masykuri di DPC PDIP Kabupaten Kediri (Nanang Priyo/duta.co)

KEDIRI|duta.co – Selama dua periode menjabat Wakil Bupati Kediri berpasangan dengan Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno, H. Masykuri dipastikan maju sendiri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak. Meski berkas sempat ketinggalan, ditemui usai pengembalian berkas di Kantor DPC PDIP Kabupaten Kediri, dia mengaku akan menggandeng sosok warga umum selama ini tidak pernah berkecimpung dalam politik.

Datang sebagai kader partai berlogo banteng moncong putih, Abah Masykuri optimis akan mendapatkan rekom dari PDIP dalam Pilkada digelar tahun depan. “Alhamdulillah 100% lengkap berkas, selain dipersyaratkan oleh DPC PDI, saya sudah punya KTA,” ungkapnya.

Adapun berkas disampaikan, berkas pernyataan, ijazah, SKCK, surat keterangan bebas hutang, bebas masalah perdata maupun pidana. “Artinya tidak dalam keadaan filed dan juga tidak mempunyai tunggakan pajak. Sebagai calon pemimpin, harus juga menunjukan kebersihan kita terhadap negara,” terangnya.

Optimis Usung Perubahan

BANTENG : Suasana pengembalian formulir Wabup Masykuri di DPC PDIP Kabupaten Kediri (Nanang Priyo/duta.co)

Terkait kesiapannya maju, Masykuri mengaku dilahirkan sebagai seorang birokrasi telah 35 tahun bekerja sebagai abdi masyarakat. “Pertama harus solid dulu, tugas kita adalah melayani atas perubahan. Sebagai pamong, jika dalam pewayangan kita ini sebagai Puno Kawan,” jelasnya usai pengembalian berkas.

“Saya akan mengabdi kepada masyarakat juga kepada pimpinan. Kami ingin bersama-sama membangun Kediri. Partai adalah bagian mekanisme daripada ketatanegaraan yang tidak bisa ditinggalkan. Maka partai ini menjadi garda depan, dalam rangka mewujudkan atau mencari seorang leader,” kata Masykuri.

Terkait pasangannya dalam Pilkada, Masykuri hanya menyatakan merupakan hanya bagian dari masyarakat. “Sudah ada dari masyarakat, tapi tetap kita ikuti mekanisme dulu. Untuk pendamping kan tidak dipersyaratkan. Pada saat nanti kita ke KPU, baru kita membawa, itupun seizin partai atau pengusung,” ucapnya.

One Man One Vote

BANTENG : Suasana pengembalian formulir Wabup Masykuri di DPC PDIP Kabupaten Kediri (Nanang Priyo/duta.co)

Namun Masykuri sedikit memberi bocoran, jika sosok pendampingnya mempunyai akar kuat di masyarakat. “Apalagi dengan sistem One Man One Vote,  dimana suara ini menentukan. Maka yang kami persyaratkan nomor satu adalah merakyat dan diterima oleh semua kalangan,” tegasnya.

Terkait batas tahapan pengembalian formulir, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto menyampaikan akan ditutup pada Sabtu, 14 September tepat pukul 00.00wib.

“Pak Mujahid, Pak Eko Ediyono, Pak Habib, Pak Sapta dan terakhir untuk hari ini (Jumat, red) adalah Pak Masykuri,” jelas Dodi Purwanto.

Bisa Daftar di DPD Atau DPP

BANTENG : Suasana pengembalian formulir Wabup Masykuri di DPC PDIP Kabupaten Kediri (Nanang Priyo/duta.co)

Namun, diterangkan Dodi Purwanto, tidak tertutup kemungkinan ada yang mendaftar langsung ke DPD ataupun ke DPP. “Bisa juga mendaftar di DPD maupun DPP, tapi kan batas waktunya sama tanggal 14 September. Nanti menjelang penutupan kita baru konfirmasi dengan DPD,” terangnya.

Lalau bagaimana dengan peluang bagi yang telah mengembalikan formulir, dengan tegas Sekretaris DPC menyatakan bahwa partainya terbuka untuk umum. “Salah satu keputusan dikeluarkan rekom DPP kepada calon, atas dasar survey di lapangan,” jelasnya. (bub/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry