SURABAYA | duta.co – Saat ini proses mengajar mengutamakan active learning. Pembelajaran tak hanya berpacu dengan dalam kelas namun juga luar kelas. Oleh sebab itu, perlu mewujudkan dan menumbuhkan inovasi-inovasi baru dalam pembentukan strategi pembelajaran.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat mengikuti seminar nasional “Strategi Inovasi Pembelajaran dan Rekayasa Teknologi di Era Pandemi Covid-19″ yang digelar Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Inovasi itu aktif mencari, memilih, menemukan, menganalisis, menyimpulkan, dan mengomunikasikan hasil pembelajaran dengan sumber pembelajaran yang beragam dan sesuai.

“Oleh karena itu kita harus memperluas cakrawala kita dalam dunia pembelajaran,” ungkap Emil.

Ia menambahkan, strategi pembelajaran memang sudah harus diperbarui, apalagi metode pembelajaran di mana peserta didik hanya sebagai pendengar saja.

Metode tersebut sudah seharusnya diupgrade, peserta didik juga dituntut untuk aktif. Begitu juga dengan pengajar, bukan hanya menyampaikan materi tapi juga dituntut untuk memberikan pemahaman dan bimbingan kepada peserta didik.

“Hidup itu selamanya untuk belajar atau life longs learning, tidak ada batas waktu dalam belajar,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FT Unesa, Dedy Rahman Prehanto, menambahkan, era pandemi Covid-19 yang menyebabkan semua aktivitas menjadi terhambat. Salah satunya adalah aktivitas pembelajaran.

Sehingga inovasi strategi pembelajaran harus dimunculkan dengan memanfaatkan teknologi yang ada di tengah
era revolusi industri 4.0.

“Revolusi industri 4.0 ini merupakan upaya pengembangan taraf hidup manusia menuju perbaikan dengan mengintegrasikan dunia online, di mana segala kegiatan produksi atau yang lainnya menggunakan internet sebagai penopang utama,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FT Unesa Dr Maspiyah
mengatakan, FT Unesa memiliki visi : Unggul Dalam Teknologi dan Pendidikan Kejujuran. FT Unesa ingin berkontribusi dalam mengembangkan pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

“Oleh karena itu, melalui tema acara ini, saya berharap kita bisa berkontribusi dan berinovasi dalam pembelajaran dan teknologi di masa pandemi Covid-19 ini,” jelasnya. Zal

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry