Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono (tengah) bersama Bupati Magetan Suprawoto (kanan) mencoba batik ciprat karya siswa SMA/SMK/MA di Kabupaten Magetan, Jawa Timur (2/5).
MAGETAN | duta.co – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk mengajak siswa SMA sederajad untuk membangun kemandirian. Langkah awal digelar di Aula SMAN 1 Magetan, Kamis (2/5).
 Acara yang digelar  bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Ponorogo dan Magetan ini untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei.
Ada 500 siswa SMA sederajad  hadir dalam acara ini. Rangkaian kegiatan #MembangunKemandirian diawali dengan kelas kreatif, meliputi Creative with Cement, Master Coffee, Tote bag Stamping, Smart Photography dan Mobile Videography. Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan aneka keterampilan yang dapat dikembangkan oleh para siswa.
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono, mengatakan  kegiatan ini merupakan bagian dari program “Membangun Kekuatan, Memajukan Indonesia” yang dilakukan Semen Indonesia melalui pemberian pelatihan kewirausahaan kreatif untuk membangun motivasi dan kompetensi bagi para siswa.
“Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan gambaran dan mengasah keterampilan para peserta dalam mengembangkan bakat dan minat dalam berbagai bentuk kreatifitas,” ungkapnya dalam rilis kepada duta.co, Jumat (3/5).
Dalam sesi berikutnya, seluruh peserta berkesempatan untuk berbagi pengalaman dengan para narasumber inspiratif diantaranya Bupati Magetan Suprawoto, Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono, Novelis Muda peraih Penghargaan Sastra Khatulistiwa Okky Puspa Madasari dan Millennials Entrepreneur Hamzah Izzulhaq.
“Sharing pengalaman dari para narasumber yang telah sukses di bidang masing-masing diharapkan dapat memberikan inspirasi dan meningkatkan semangat para siswa dalam menimba ilmu sehingga mampu menjadi penggerak pembangunan Bangsa Indonesia di masa yang akan datang,” tandas Sigit Wahono.
Bupati Magetan Suprawoto, mengapresiasi kegiatan mendukung penuh kegiatan ini karena  bermanfaat bagi generasi milenial untuk menambah wawasan keterampilan. “Generasi muda perlu dibekali keterampilan seperti itu,” tukas Suprawoto. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.