HABIB Hadi mengecek langsung penerapan prokes di pasar Tugu (duta.co/kom)

PROBOLINGGO | duta.co – Sejak tanggal 5 Desember 2020, pasar Sabtu-Minggu (Tugu) Kota Probolinggo ditutup oleh Pemkot karena lonjakan pasien Covid-19 tidak terkendali saat itu.

Namun, setelah sekian lama, pasar Tugu kembali dibuka oleh Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, Sabtu (27/3/2021). Hadi menyebut saat ini pasien Covid-19 di Kota Probolinggo sudah menurun dan menjadi zona kuning, oleh karenanya, ia membuka kembali pasar Tugu namun dengan syarat protokol kesehatan harus dikedepankan.

Pada Minggu (28/3/2021), untuk memastikan para pedagang pasar Tugu maupun pengunjung menerapkan prokes, wali kota beserta jajaran turun langsung untuk mengecek apakah prokes benar-benar diterapkan.

Hadi pun menegaskan, pihaknya tidak akan segan untuk menutup kembali pasar Tugu bila para pedagang dan pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau protokol kesehatan tidak ketat, imbasnya akan kemana-mana jika terjadi lonjakan. Pemerintah mengambil kebijakan itu bukan untuk kepentingan kita sendiri, tapi untuk kepentingan semuanya,” tegas Hadi.

Tak hanya iti, Hadi juga turut memberikan masker sekaligus edukasi kepada masyarakat. Saat dirinya berada di pasar Tugu, Hadi menemukan 6 pelajar yang tidak mengenakan masker, dirinya pun memberikan penjelasan bahwa masker sangat penting untuk dipakai di masa pandemi ini.

 “Pada kesempatan ini, kami mengecek, mengedukasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Aktivitas boleh, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,” jelasnya.

Pemerintah Kota Probolinggo juga sudah mempersiapkan segala hal sebelum pasar Tugu ini dibuka. Seluruh pedagang di pasar itu sudah divaksin sebelumnya.

Hal ini dikatakan oleh Kepala DKUPP Kota Probolinggo, Fitriawati. Selain sudah divaksin, tempat berjualan juga diperluas dan diberi jarak per-stan selebar 3 meter.

“Ada sekitar 311 pedagang disini yang sudah divaksin tapi hanya untuk yang beridentitas di Kota Probolinggo saja. Masing-masing gate Pasar Tugu ada petugas yang menyiapkan termogun, wastafel dan memantau jumlah pengunjung yang masuk untuk mencegah kerumunan. Petugas dari Satpol PP dan kepolisian pun ikut berjaga di lokasi,” tandasnya. hul

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry